Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,25% ke level 6.619,67 pada penutupan perdagangan, investor asing justru menunjukkan geliat positif dengan memborong sejumlah saham. Tercatat, aliran dana asing masuk bersih (net foreign buy) signifikan mengalir ke sepuluh saham pilihan, mengindikasikan adanya kepercayaan terhadap prospek jangka panjang emiten-emiten tersebut meskipun pasar secara keseluruhan sedang dalam tren jual.
Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menjadi primadona bagi investor asing. Keduanya mencatat pembelian bersih terbesar di antara sepuluh saham yang menjadi incaran. Data perdagangan mencatat, investor asing merogoh kocek lebih dalam untuk kedua emiten energi tersebut, mengindikasikan strategi diversifikasi atau keyakinan terhadap sektor energi yang sedang bergejolak.
Selain BUMI dan PTBA, terdapat delapan saham lain yang juga berhasil menarik perhatian investor asing. Meskipun detail spesifik mengenai besaran net foreign buy untuk masing-masing saham tidak dirinci, namun keberadaan sepuluh nama ini menunjukkan adanya pola akumulasi oleh pelaku pasar internasional di tengah kondisi pasar yang kurang menguntungkan bagi sebagian investor domestik. Hal ini bisa menjadi sinyal positif bagi pergerakan IHSG di sesi perdagangan selanjutnya.
Analisis pergerakan investor asing ini menjadi penting bagi para pelaku pasar untuk memprediksi arah pergerakan indeks dan saham secara keseluruhan. Aktivitas beli bersih oleh investor asing, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar dan berfundamental kuat, seringkali dianggap sebagai indikator optimisme terhadap kondisi ekonomi makro Indonesia.
