Tuesday, 8 September 2026
BREAKING
BERITA

Operasional Bandara Kembali Normal Pasca-Erupsi Gunung Anak Krakatau

Oleh Emanuel September 8, 2026 31 minutes lalu 0 komentar

Penutupan operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan sejumlah bandara lain yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah resmi berakhir. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap kondisi sebaran abu vulkanik yang dinilai tidak lagi membahayakan penerbangan.

Sebelumnya, Bandara Soekarno-Hatta terpaksa menghentikan sementara sejumlah penerbangan pada Minggu, 23 Desember 2018, pukul 07.00 WIB. Penutupan ini merupakan respons terhadap peringatan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait potensi bahaya abu vulkanik. Sejumlah bandara lain yang juga terdampak dan mengalami penutupan operasional antara lain Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Astra Ksetra Mesuji, dan Bandara Gatot Soebroto.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B. Pramesti, dalam keterangan persnya pada Minggu, 23 Desember 2018, menyatakan bahwa keputusan untuk membuka kembali bandara-bandara tersebut didasarkan pada laporan terkini mengenai sebaran abu vulkanik. “Setelah melakukan evaluasi dan mendapatkan laporan dari PVMBG, kami memutuskan untuk membuka kembali operasional bandara-bandara tersebut,” ujar Polana.

Keputusan pembukaan kembali operasional bandara ini diiringi dengan upaya mitigasi lanjutan. Pihak pengelola bandara dan maskapai penerbangan akan terus memantau perkembangan abu vulkanik. “Kami akan terus memantau pergerakan dan sebaran abu vulkanik untuk memastikan keselamatan penerbangan. Jika terjadi perubahan kondisi, kami akan segera mengambil tindakan yang diperlukan,” tambah Polana.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Sabtu, 22 Desember 2018, menyebabkan hujan abu yang cukup luas hingga berdampak pada beberapa wilayah di sekitar Selat Sunda, termasuk penerbangan. Kejadian ini memicu kewaspadaan dari berbagai pihak terkait, terutama dalam menjaga kelancaran dan keamanan sektor transportasi udara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp