Sunday, 6 September 2026
BREAKING
BERITA

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Bandara Soetta, Ratusan Penerbangan Batal

Oleh Emanuel September 6, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terpaksa ditutup hingga pukul 17.30 WIB pada hari Rabu, 26 April 2023, akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Penutupan ini menyebabkan ratusan penerbangan mengalami pembatalan dan penundaan, mengganggu aktivitas ribuan penumpang.

Keputusan penutupan bandara strategis ini diambil menyusul laporan mengenai sebaran abu vulkanik yang membahayakan keselamatan penerbangan. Menurut data yang dihimpun, setidaknya enam bandara lainnya juga mengalami penutupan operasional akibat fenomena alam ini. Dampaknya terasa luas, dengan total 373 penerbangan yang terpaksa dibatalkan atau ditunda per hari ini.

Pihak pengelola bandara telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta otoritas penerbangan terkait untuk memantau perkembangan situasi. “Kami terus memantau pergerakan abu vulkanik. Keselamatan penumpang dan kru adalah prioritas utama kami,” ujar seorang perwakilan otoritas bandara yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa penutupan bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan informasi terkini dari BMKG.

Dampak pembatalan penerbangan ini sangat dirasakan oleh para calon penumpang yang telah merencanakan perjalanan mereka. Banyak penumpang yang harus menunda keberangkatan, mencari alternatif transportasi, atau bahkan membatalkan rencana perjalanan mereka. “Saya seharusnya terbang ke Surabaya pagi ini, tapi tiba-tiba dapat notifikasi penerbangan dibatalkan. Sangat mengecewakan,” keluh seorang penumpang bernama Budi Santoso di Terminal 3 Bandara Soetta.

Selain Bandara Soetta, bandara-bandara lain yang terdampak penutupan operasional antara lain adalah Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Bandara Kertajati (Majalengka), Bandara Raden Inten II (Lampung), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Bandara Ciawi (Jawa Barat). Total 373 penerbangan yang terdampak mencakup penerbangan domestik maupun internasional, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Manajemen bandara mengimbau kepada seluruh penumpang untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi maskapai penerbangan dan otoritas bandara. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami akan terus berupaya memberikan informasi terkini secepatnya,” pungkas perwakilan otoritas bandara tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp