Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, telah resmi masuk dalam daftar kandidat Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Langkah ini menempatkan Budi Gunadi dalam persaingan ketat dengan tiga calon lainnya yang juga memiliki rekam jejak mumpuni di bidang kesehatan global.
Proses seleksi calon Dirjen WHO ini merupakan tahapan krusial dalam menentukan pemimpin organisasi kesehatan dunia untuk periode mendatang. Keikutsertaan Budi Gunadi menjadi sorotan, mengingat posisinya sebagai menteri kesehatan di salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.
Ketiga kandidat yang akan dihadapi oleh Budi Gunadi adalah sosok-sosok yang tidak kalah berpengaruh. Mereka adalah Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang saat ini menjabat sebagai Dirjen WHO dan berupaya untuk terpilih kembali; Dr. Flavia Bustreo, seorang pakar kesehatan masyarakat asal Italia; serta Dr. Zhang Yang, perwakilan dari Tiongkok.
Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, sosok yang sudah tidak asing lagi di kancah WHO, memiliki pengalaman memimpin organisasi tersebut selama periode yang penuh tantangan, termasuk penanganan pandemi COVID-19. Ia tercatat pertama kali terpilih sebagai Dirjen WHO pada tahun 2017.
Sementara itu, Dr. Flavia Bustreo membawa pengalaman luas dalam bidang kesehatan masyarakat, termasuk perannya di berbagai organisasi internasional. Ia pernah menjabat sebagai Assistant Director-General for Family, Women and Children’s Health di WHO.
Calon ketiga, Dr. Zhang Yang, mewakili Tiongkok. Meskipun informasi detail mengenai latar belakang dan program kerjanya belum sepenuhnya terungkap ke publik, kehadirannya dalam daftar final menunjukkan dukungan kuat dari negara asal.
Pemilihan Dirjen WHO merupakan proses yang melibatkan banyak pihak, termasuk negara-negara anggota. Keputusan akhir akan diambil melalui pemungutan suara di Majelis Kesehatan Dunia. Kehadiran Budi Gunadi dalam daftar ini merupakan bukti pengakuan terhadap kapasitas dan kontribusi Indonesia dalam forum kesehatan global.
Pihak Kemenkes sendiri sebelumnya telah mengonfirmasi pencalonan ini. Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, menyatakan bahwa Budi Gunadi Sadikin memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan kesehatan dunia. “Beliau memiliki pengalaman yang relevan dan pemahaman mendalam tentang tantangan kesehatan global saat ini,” ujar Syahril pada kesempatan terpisah.
Proses nominasi dan seleksi calon Dirjen WHO ini telah melalui berbagai tahapan. Keberhasilan Budi Gunadi melaju ke tahap akhir menunjukkan bahwa ia telah memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh WHO. Persaingan kini dipastikan semakin sengit, dengan harapan setiap kandidat dapat membawa inovasi dan solusi terbaik bagi kesehatan masyarakat dunia.
