Saturday, 5 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Tes Memori Pascachemotherapy Kanker Payudara: Temuan Baru Ungkap Keterbatasan Penilaian Standar

Oleh Rini Widiyarti September 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Wanita yang pernah menjalani kemoterapi untuk kanker payudara menunjukkan penurunan kinerja dalam tes memori naratif dan beban kognitif yang lebih berat dibandingkan wanita tanpa riwayat kanker payudara. Temuan ini, yang diterbitkan dalam jurnal Translational Neuroscience, mengindikasikan adanya keterbatasan dalam penilaian memori standar bagi penyintas kanker payudara.

Penelitian yang dipimpin oleh Melanie J. Sekeres, PhD, seorang profesor di School of Psychology, University of Ottawa, bersama rekan-rekannya, menyoroti perbedaan signifikan dalam kemampuan mengingat cerita dan tingkat kesulitan kognitif antara kedua kelompok wanita tersebut. Meskipun demikian, kinerja kedua kelompok serupa dalam tugas yang melibatkan pasangan kata verbal. Hal ini menjadi petunjuk penting mengenai sejauh mana tes memori konvensional dapat secara akurat menangkap dampak kemoterapi pada fungsi kognitif penyintas.

β€œYang benar-benar memotivasi studi ini adalah dampak kemoterapi yang diketahui pada fungsi kognitif,” jelas Sekeres dan timnya dalam publikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana pengobatan kanker payudara yang keras dapat memengaruhi aspek-aspek spesifik dari memori dan beban mental yang dialami oleh para penyintas.

Data yang dipublikasikan dalam Translational Neuroscience menunjukkan bahwa perbedaan kinerja paling jelas terlihat pada tugas-tugas yang membutuhkan kemampuan menceritakan kembali sebuah cerita (memori naratif). Ini bisa berarti kesulitan dalam mengingat urutan kejadian, detail spesifik, atau narasi secara keseluruhan. Selain itu, beban kognitif yang dirasakan oleh wanita yang menjalani kemoterapi juga lebih tinggi, menandakan bahwa proses berpikir dan mengingat membutuhkan usaha yang lebih besar.

Namun, temuan yang menarik adalah kesamaan kinerja kedua kelompok pada tugas pasangan kata verbal. Jenis tes ini biasanya menguji kemampuan seseorang untuk mengingat hubungan antara dua kata yang disajikan bersama. Kesamaan ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas tes memori standar dalam mendeteksi perubahan halus atau spesifik akibat kemoterapi. Para peneliti menyarankan bahwa metode penilaian yang lebih canggih atau disesuaikan mungkin diperlukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesehatan kognitif penyintas kanker payudara.

Studi ini memberikan wawasan krusial bagi para profesional medis dan peneliti untuk mengembangkan strategi penilaian dan intervensi yang lebih efektif bagi penyintas kanker payudara, guna meningkatkan kualitas hidup mereka pasca-pengobatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp