Saturday, 5 September 2026
BREAKING
BERITA

Lonjakan Harga Batu Bara Global Picu Kekhawatiran Pasokan Energi India

Oleh Emanuel September 5, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Harga batu bara global melonjak drastis, mencapai level tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir. Kenaikan signifikan ini dipicu oleh keputusan Indonesia, sebagai pemasok batu bara terbesar dunia, untuk melarang ekspor komoditas tersebut.

Larangan ekspor yang diberlakukan Indonesia ini menimbulkan kekhawatiran serius di negara-negara importir utama, terutama India. India sangat bergantung pada pasokan batu bara dari Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi listriknya. Jika larangan ini berlanjut, India berpotensi menghadapi krisis pasokan energi.

Keputusan Indonesia untuk menghentikan sementara ekspor batu bara merupakan respons terhadap kekhawatiran akan ketersediaan pasokan domestik, khususnya untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di dalam negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Arifin Tasrif, dalam pernyataannya pada Sabtu (1/1/2022), menjelaskan bahwa larangan ini diberlakukan untuk memastikan pasokan batu bara bagi PLTU di Indonesia.

“Kita tidak mau PLTU kita padam, karena kalau padam, semua industri akan terganggu,” tegas Arifin Tasrif. Beliau menambahkan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi pasokan batu bara untuk kebutuhan domestik. “Kita harus menjaga pasokan di dalam negeri,” lanjutnya.

Arifin Tasrif merinci bahwa larangan ekspor ini berlaku untuk seluruh perusahaan batu bara yang tidak memenuhi kewajiban penjualan batu bara dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO). Perusahaan yang tidak memenuhi DMO akan dikenakan sanksi.

Kewajiban DMO mengharuskan perusahaan batu bara untuk menjual sebagian dari produksinya kepada perusahaan listrik negara (PLN) atau industri lain di dalam negeri dengan harga yang telah ditentukan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan energi domestik dan mencegah lonjakan harga batu bara di pasar lokal.

Akibat dari larangan ekspor Indonesia, harga batu bara di pasar internasional melonjak tajam. Data menunjukkan harga batu bara Newcastle, salah satu tolok ukur global, dilaporkan terbang selama delapan hari berturut-turut. Lonjakan ini memberikan tekanan signifikan pada negara-negara yang bergantung pada impor batu bara, termasuk India yang tengah menghadapi defisit pasokan.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa evaluasi lebih lanjut mengenai kebijakan larangan ekspor ini akan dilakukan secara berkala. Pertimbangan utama dalam setiap keputusan adalah ketersediaan pasokan batu bara untuk kebutuhan domestik, terutama untuk menjaga operasional pembangkit listrik nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp