Suara dentuman misterius yang menggemparkan jagat maya dan dirasakan sebagian warga Bandung pada Selasa, 17 Oktober 2023, kini mulai menemui titik terang. Fenomena yang membuat banyak orang bertanya-tanya ini memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan keterkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Peristiwa ini pertama kali menjadi perbincangan hangat di media sosial pada Selasa malam. Sejumlah warga melaporkan mendengar suara dentuman keras yang disusul getaran pada jendela rumah mereka. Kepanikan dan kebingungan pun meluas, mendorong munculnya berbagai teori mengenai asal-usul suara tersebut.
Menanggapi keresahan publik, pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkat bicara. Melalui akun media sosialnya, dosen di Departemen Teknik Geofisika ITB, Dr. Eng. Yusuf Syaeful Huda, memberikan analisis awal mengenai kemungkinan penyebab dentuman tersebut. Menurutnya, ada beberapa skenario yang perlu dipertimbangkan.
Salah satu teori yang mengemuka adalah kemungkinan adanya aktivitas vulkanik. Dr. Eng. Yusuf Syaeful Huda secara spesifik menyebutkan Gunung Anak Krakatau sebagai salah satu objek yang patut diwaspadai. “Kita perlu mengecek data seismik dan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, apakah ada lonjakan aktivitas yang bersamaan dengan waktu dentuman tersebut,” ujarnya.
Namun, ia juga menekankan bahwa dugaan tersebut masih bersifat awal dan memerlukan verifikasi lebih lanjut melalui data ilmiah. Selain aktivitas gunung berapi, Dr. Eng. Yusuf Syaeful Huda juga membuka kemungkinan lain, seperti adanya ledakan di area industri atau bahkan fenomena alam lainnya. “Ada kemungkinan lain, misalnya ledakan industri atau hal lainnya yang perlu kita dalami,” tambahnya.
Pihak berwenang, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dilaporkan sedang mengumpulkan data dan melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab pasti dari dentuman yang sempat membuat warga Bandung was-was tersebut. Analisis lebih mendalam dari para ahli diharapkan dapat memberikan penjelasan yang akurat dan menenangkan masyarakat.
