Kawasan Gunung Ijen, Jawa Timur, dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Kamis malam, 3 September 2020. Api terlihat merambat hingga ke area yang berdekatan dengan jalur pendakian, menimbulkan kekhawatiran bagi kelestarian alam dan aktivitas wisata di salah satu destinasi populer tersebut.
Peristiwa kebakaran ini terjadi di area Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup. Pantauan visual menunjukkan kobaran api yang cukup besar, membahayakan ekosistem di sekitar gunung yang terkenal dengan fenomena api birunya.
Pihak berwenang bergerak cepat untuk menangani situasi ini. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait lainnya dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya pemadaman dilakukan dengan berbagai cara, termasuk penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan metode lainnya yang disesuaikan dengan kondisi medan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi pasti mengenai penyebab kebakaran tersebut. Namun, investigasi awal tengah dilakukan untuk mengidentifikasi sumber api. Pihak kepolisian juga dilaporkan turut serta dalam penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
Dampak dari karhutla ini belum sepenuhnya terukur, namun ancaman terhadap vegetasi dan satwa liar di Gunung Ijen sangat nyata. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area terdampak demi keselamatan dan kelancaran proses pemadaman. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di musim kemarau.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan kebakaran dan penyebab pasti kejadian ini akan disampaikan secara berkala oleh pihak berwenang.
