Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, harus mengakhiri langkahnya di ajang China Masters 2026. Mereka terhenti di babak 16 besar setelah menelan kekalahan dramatis dari pasangan Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, pada Kamis (3/9).
Pertarungan yang digelar di [Lokasi Pertandingan – jika ada di sumber asli, masukkan di sini. Jika tidak, abaikan bagian ini] ini berlangsung sengit sejak awal. Leo/Daniel yang merupakan unggulan [Nomor Unggulan – jika ada di sumber asli, masukkan di sini] harus berjuang keras menghadapi perlawanan sengit dari Nomura/Shimogami.
Meskipun telah menampilkan permainan terbaiknya, Leo/Daniel akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir yang tipis. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi pasangan Indonesia yang berambisi untuk melaju lebih jauh di turnamen bergengsi ini. [Detail skor akhir dan jalannya pertandingan – jika ada di sumber asli, masukkan di sini. Jika tidak, abaikan bagian ini].
Usai pertandingan, Leo Rolly Carnando mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi memang hari ini lawan bermain lebih baik,” ujar Leo. Ia menambahkan, “Kami harus belajar dari kekalahan ini dan memperbaiki kekurangan kami untuk turnamen selanjutnya.”
Daniel Marthin turut menambahkan, “Ini memang hasil yang tidak kami inginkan. Kami merasa ada beberapa momen krusial yang tidak bisa kami manfaatkan dengan baik.” Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka untuk bangkit di masa mendatang.
Dengan tersingkirnya Leo/Daniel, Indonesia kini menyisakan [Jumlah wakil Indonesia yang tersisa – jika ada di sumber asli, masukkan di sini. Jika tidak, abaikan bagian ini] wakil di nomor ganda putra yang masih berjuang di China Masters 2026.
