Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa negara-negara di kawasan Global South memiliki peran krusial dalam mewujudkan keadilan di panggung dunia. Pernyataannya ini disampaikan dalam sebuah forum yang menyoroti pentingnya konstelasi geopolitik saat ini, di mana suara dan kepentingan negara-negara berkembang semakin relevan.
Menurut Prabowo, Global South bukan sekadar sebuah konsep geografis, melainkan sebuah wadah strategis bagi negara-negara yang memperjuangkan kesetaraan dan keadilan dalam tatanan internasional. Ia menekankan bahwa selama ini, banyak keputusan global yang cenderung didominasi oleh negara-negara maju, meninggalkan aspirasi dan kebutuhan negara-negara berkembang.
Lebih lanjut, Prabowo mengutip pandangan bahwa tatanan dunia yang ada saat ini belum mencerminkan keadilan yang sesungguhnya bagi semua negara. “Kita melihat bahwa tatanan dunia yang ada sekarang ini belum benar-benar adil untuk semua bangsa,” ujarnya, menegaskan urgensi untuk menciptakan sistem global yang lebih inklusif dan setara. Ia meyakini bahwa melalui kolaborasi dan persatuan, negara-negara Global South dapat menjadi kekuatan penyeimbang yang efektif.
Prabowo juga menyampaikan pentingnya solidaritas di antara negara-negara Global South untuk memperjuangkan kepentingan bersama. Ia melihat adanya kebutuhan mendesak untuk membangun kemitraan yang kuat, berbagi sumber daya, dan menyuarakan aspirasi secara kolektif di forum-forum internasional. Dengan bersatu, negara-negara ini diharapkan dapat memiliki daya tawar yang lebih besar dalam menghadapi tantangan global dan merumuskan solusi yang lebih berpihak pada mereka.
Dalam konteks ini, Prabowo Subianto secara implisit mengajak negara-negara Global South untuk lebih aktif dalam diplomasi global dan memperkuat posisi tawar mereka. Ia berpandangan bahwa keadilan dunia hanya dapat tercapai jika suara dan kepentingan dari mayoritas negara di dunia, yang tergabung dalam Global South, didengarkan dan dihormati secara setara.
