Petarung kelas ringan UFC, Justin Gaethje, mengungkapkan ambisinya untuk menghadapi Conor McGregor sebelum memutuskan pensiun dari dunia Mixed Martial Arts (MMA). Rencana ini muncul di tengah dominasi Gaethje sebagai juara bertahan kelas ringan.
Gaethje, yang dikenal dengan gaya bertarung agresif dan kemampuan KO-nya, menyatakan keinginannya untuk ‘membungkam mulut’ McGregor. Pernyataan ini mengisyaratkan adanya rivalitas pribadi atau kekecewaan terhadap ucapan-ucapan McGregor yang kerap kontroversial.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak UFC maupun kedua petarung mengenai kemungkinan duel ini, Gaethje secara terbuka menyampaikan niatnya. Ia melihat pertarungan melawan McGregor sebagai sebuah tantangan menarik yang dapat menambah nilai prestise dalam kariernya sebelum ia benar-benar mengakhiri karier profesionalnya.
“Saya ingin menaklukkan Conor McGregor, itu saja. Saya ingin mengalahkannya, itu yang saya inginkan. Itu satu-satunya hal yang saya pikirkan,” ungkap Gaethje dalam sebuah wawancara. Ia menambahkan bahwa motivasinya bukan semata-mata demi kemenangan, melainkan juga untuk memberikan jawaban atas apa yang ia rasakan terhadap McGregor.
Saat ini, Gaethje tengah fokus mempertahankan gelar juaranya. Namun, bayangan pertarungan melawan McGregor tampaknya terus menghantuinya sebagai salah satu target besar terakhirnya. McGregor sendiri belum memberikan tanggapan langsung terkait pernyataan Gaethje ini. Sejarah rivalitas antara kedua petarung ini, meskipun tidak secara langsung bertarung, telah terbangun melalui komentar dan persaingan di kelas ringan UFC.
Gaethje diyakini memiliki kemampuan untuk memberikan perlawanan sengit kepada McGregor. Pengalaman dan rekor pertarungannya yang mengesankan membuatnya menjadi salah satu penantang yang patut diperhitungkan. Keputusan untuk menjadikan duel melawan McGregor sebagai salah satu agenda terakhirnya sebelum pensiun menunjukkan bahwa ia mencari sebuah pertarungan ikonik yang akan dikenang dalam sejarah UFC.
