Pelari kini memiliki pilihan baru untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif di tengah kebisingan kota. Earbud sport JLab JBuds Sport ANC 4 menawarkan kombinasi peredam bising aktif (ANC) yang efektif dengan kenyamanan dan keamanan yang dicari para pelari, sebuah terobosan bagi mereka yang sebelumnya mengandalkan headphone bone-conduction.
Bagi pelari, pemilihan perlengkapan audio sangat personal. Prioritas utama penulis, misalnya, adalah kenyamanan dan keamanan pas saat berlari, yang membuatnya setia pada desain wraparound seperti Shokz OpenRun. Keunggulan mendengarkan mode open-ear atau bone-conduction adalah kemampuan mendengar lingkungan sekitar, seperti lalu lintas dan pesepeda, yang dianggap lebih penting daripada kualitas audio musik. Namun, kompromi yang harus diterima adalah kualitas suara yang kurang optimal di area bising.
Setelah mencoba berbagai opsi ANC namun selalu menemukan kekurangan pada kenyamanan, pas, atau keamanan, penulis akhirnya menemukan kecocokan pada JLab JBuds Sport ANC 4. Earbud ini dibanderol dengan harga yang terjangkau, yaitu $69.99, menjadikannya pilihan yang ekonomis di kelasnya. Keunggulan lainnya mencakup daya tahan baterai lebih dari 60 jam total pemutaran dan ketahanan terhadap keringat dengan rating IP66.
Desain over-the-ear hooks yang fleksibel memastikan pas yang aman selama aktivitas fisik. Kotak pengisi daya juga dirancang dengan baik, dilengkapi kabel USB-C bawaan dan dukungan pengisian daya nirkabel. Penulis menguji earbud ini di Williamsburg Bridge, salah satu area paling bising dan berangin, di mana headphone open-ear Shokz OpenRun Pro 2 miliknya seringkali tenggelam oleh kebisingan. JBuds Sport ANC 4 berhasil mengatasi tantangan tersebut, memungkinkan pendengaran musik yang jelas sambil tetap sadar akan lingkungan sekitar, tanpa mengorbankan kenyamanan pas yang krusial saat berlari.
Setelah lebih dari 30 mil pengujian, earbud ini terbukti tidak bergeser sama sekali. Meskipun pas bersifat subjektif, JBuds Sport ANC 4 berhasil menyamai tingkat keamanan pas yang ditawarkan oleh desain wraparound. Kontrol sentuh pada earbud ini cukup inovatif, dengan dua permukaan sentuh terpisah: satu di bagian luar dan satu di pengait telinga, yang mendukung gerakan swipe. Pengguna dapat mengatur kontrol tunggal, ganda, tiga kali ketuk, tekan lama, dan swipe untuk berbagai fungsi, yang semuanya dapat disesuaikan lebih lanjut melalui aplikasi JLab, termasuk pengaturan kontrol independen per earbud, peralihan preset EQ, aktivasi asisten suara, atau kontrol timer latihan.
Mode ‘Be Aware’ atau transparansi pada JBuds Sport ANC 4 berfungsi baik untuk percakapan singkat, namun kualitasnya tidak luar biasa. Mode ini memperkuat suara ambient namun kesulitan dengan frekuensi tinggi dan menimbulkan desisan yang membuat suara percakapan dan lalu lintas terdengar sedikit sintetis. Penting untuk dicatat bahwa ini adalah peningkatan untuk pengalaman mendengarkan saat berlari, bukan peningkatan kualitas audio hi-fi.
Secara keseluruhan, JLab JBuds Sport ANC 4 direkomendasikan bagi pelari yang sebelumnya menggunakan setup open-ear atau bone-conduction dan menghadapi masalah kebisingan kota yang mengganggu. Earbud ini menawarkan tingkat peredaman bising yang cukup untuk membuat rute lari yang bising menjadi lebih nyaman, pas yang aman untuk latihan intens, dan harga yang bersahabat di kantong.
