Wednesday, 2 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Turki Tak Lagi Jadi Destinasi Murah, Biaya Liburan Melonjak

Oleh Muzairi M September 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

{
“title”: “Jejak Rupiah di Bosphorus: Turki Bukan Lagi Surga Liburan Murah”,
“content”: “

Reputasi Turki sebagai kiblat pariwisata dengan biaya terjangkau kini mulai bergeser. Kenaikan harga yang signifikan di berbagai sektor pariwisata membuat pengalaman liburan di negara dua benua ini tak lagi ramah di kantong seperti sedia kala.

Perubahan ini terasa di berbagai aspek perjalanan, mulai dari akomodasi hingga kuliner. Harga penginapan, yang sebelumnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, kini dilaporkan mengalami lonjakan. Hal serupa juga terjadi pada biaya makan dan minum, yang semakin memberatkan anggaran liburan.

Bahkan, para pelaku industri pariwisata sendiri mengakui adanya tren kenaikan biaya ini. Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, seorang pengusaha hotel di Istanbul, membenarkan bahwa “biaya operasional kami naik, jadi kami terpaksa menyesuaikan harga kamar.” Ia menambahkan, “ini bukan berarti kami sengaja menaikkan harga, tetapi memang ada faktor-faktor eksternal yang memaksa kami berbuat demikian.”

Tren kenaikan biaya ini dikhawatirkan akan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan yang mencari pengalaman liburan dengan anggaran terbatas. Sebelumnya, Turki dikenal sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman budaya dan sejarah yang kaya dengan harga yang kompetitif. Namun, dengan melambungnya biaya, daya tarik tersebut mungkin akan sedikit terkikis bagi segmen pasar yang sangat sensitif terhadap harga.

Beberapa wisatawan yang baru saja berkunjung ke Turki juga menyampaikan kekecewaannya. “Saya datang ke Turki dengan ekspektasi biaya yang lebih rendah, tapi ternyata harga-harga sekarang sudah lumayan tinggi. Saya harus lebih pintar mengatur anggaran,” ujar Sarah, seorang wisatawan asal Malaysia yang ditemui di Sultanahmet Square pada pertengahan Januari 2024.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Turki untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata favorit dunia. Diperlukan strategi yang matang untuk menyeimbangkan antara kualitas layanan, daya tarik wisata, dan daya beli konsumen di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.


}

Bagikan: Facebook X WhatsApp