Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Waspada! Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Bikin Saraf Terjepit

Oleh Muzairi M July 14, 2026 7 hours lalu 0 komentar

Saraf kejepit menjadi keluhan yang kerap dialami banyak orang. Kondisi ini seringkali dikaitkan dengan aktivitas fisik yang berat atau cedera. Namun, para ahli mengingatkan bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat remeh justru dapat meningkatkan risiko terjadinya saraf kejepit.

Menurut para profesional medis, saraf kejepit tidak melulu disebabkan oleh pekerjaan kasar. Aktivitas rutin yang sering kita lakukan tanpa disadari bisa memicu masalah kesehatan ini. Penting untuk mengenali kebiasaan mana saja yang perlu diwaspadai agar kita bisa mengambil langkah pencegahan.

Salah satu kebiasaan yang berpotensi memicu saraf kejepit adalah posisi duduk yang salah. Duduk terlalu lama dengan punggung membungkuk atau posisi yang tidak ergonomis dapat memberikan tekanan berlebih pada saraf di tulang belakang. Hal ini sering terjadi saat bekerja di depan komputer atau saat menggunakan gawai.

Selain itu, cara mengangkat beban yang keliru juga menjadi penyebab umum. Banyak orang cenderung membungkukkan punggung saat mengangkat barang berat, bukannya menekuk lutut. Teknik ini memberikan beban signifikan pada diskus tulang belakang, yang bisa menjepit saraf di sekitarnya.

Kebiasaan tidur dengan posisi tertentu juga bisa berkontribusi. Tidur dalam posisi miring tanpa penyangga yang tepat atau menopang kepala dengan tangan bisa menyebabkan saraf tertekan sepanjang malam. Posisi tidur yang buruk dapat mengganggu aliran darah dan memberikan tekanan pada saraf.

Gerakan berulang dalam jangka waktu lama, seperti mengetik atau menggunakan mouse secara terus-menerus tanpa jeda, juga dapat menyebabkan peradangan dan penekanan pada saraf, terutama di area pergelangan tangan. Ini yang sering dikenal sebagai sindrom terowongan karpal.

Para dokter menyarankan agar kita lebih memperhatikan postur tubuh saat beraktivitas. Penting untuk mengambil jeda istirahat secara berkala jika pekerjaan menuntut duduk atau berdiri terlalu lama. Melakukan peregangan ringan dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan mencegah penekanan saraf.

Mengadopsi teknik mengangkat beban yang benar, yaitu dengan menekuk lutut dan menjaga punggung tetap lurus, sangat krusial untuk mencegah cedera punggung dan saraf. Begitu pula saat memilih posisi tidur, menggunakan bantal tambahan untuk menopang tubuh bisa sangat membantu.

Kesadaran akan kebiasaan sehari-hari ini menjadi kunci utama dalam pencegahan saraf kejepit. Dengan sedikit penyesuaian dalam rutinitas, kita dapat menjaga kesehatan saraf dan terhindar dari rasa sakit yang mengganggu.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait