Monday, 13 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Vokalis Legendaris Circle Jerks ‘Semprot’ Fan Pendukung Trump di Panggung: ‘Kau Pengkhianat?’

Oleh Wibowo July 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Las Vegas, AS – Momen tak terduga mewarnai konser band hardcore punk legendaris, Circle Jerks, di Brooklyn Bowl, Las Vegas, pekan lalu. Keith Morris, sang vokalis kawakan, terlibat adu mulut panas dengan seorang penonton yang diketahui merupakan pendukung Donald Trump. Insiden yang terekam video dan viral di media sosial ini menyoroti sikap vokal Morris terhadap isu politik.

Awalnya, suasana konser berjalan normal. Penonton larut dalam energi musik punk yang dibawakan Circle Jerks. Namun, situasi berubah ketika seorang penggemar di barisan terdepan mendekati panggung. Ia membawa piringan hitam (vinyl) miliknya, berharap mendapatkan tanda tangan dari Morris.

Di tengah penampilannya, Morris memang tengah melontarkan kritik tajam soal perpolitikan Amerika Serikat. Ia tak segan melontarkan kecaman terhadap Partai Republik, bahkan menyamakannya dengan kapal tongkang berisi politisi bermasalah. Pernyataan ini rupanya memicu reaksi keras dari penggemar yang membawa vinyl.

Penggemar tersebut, yang ternyata pendukung setia Donald Trump, merasa tidak terima dengan kritik Morris. Alih-alih mundur, ia justru melakukan tindakan provokatif. Pria itu mengacungkan jari tengahnya tepat ke arah wajah Morris. Tak hanya itu, ia juga berteriak menyebut Morris sebagai ‘pengkhianat’ di tengah riuh konser.

Mendapat perlakuan kasar, Morris yang dikenal blak-blakan tidak tinggal diam. Ia langsung menghentikan interaksi, menolak memberikan tanda tangan, dan memberikan ceramah panjang di hadapan ratusan penonton. Morris mempertanyakan pemahaman penggemar tersebut terhadap lirik-lirik Circle Jerks yang selama ini sarat pesan anti-otoritarian.

Morris menegaskan penolakannya menandatangani vinyl sebagai bentuk kekecewaan. Ia juga membantah tudingan ‘pengkhianat’, menjelaskan bahwa dirinya sebagai warga negara selalu aktif menggunakan hak pilih dan peduli pada kondisi politik. Sebagai penutup, Morris melarang penonton tersebut untuk kembali hadir di konser Circle Jerks di masa mendatang.

Tindakan Morris menegaskan konsistensi Circle Jerks dalam memegang prinsip punk sejak awal karier mereka. Bagi sang vokalis, integritas politik dan pemahaman pesan musik jauh melampaui hubungan biasa antara artis dan penggemar. Insiden di Las Vegas ini terus memicu perdebatan hangat di kalangan komunitas musik punk internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait