Assen, Belanda – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa menjanjikan dengan mengungguli rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish, dalam sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung di Sirkuit Assen pada Sabtu (27/6). Hasil ini menjadi suntikan motivasi penting bagi Veda Ega menjelang sesi kualifikasi yang krusial untuk menentukan posisi start balapan.
Dalam sesi yang berlangsung di lintasan legendaris yang dikenal sebagai "Katedral Kecepatan" ini, Veda Ega Pratama berhasil mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 41,13 detik. Catatan waktu impresif tersebut menempatkannya di posisi ke-13, sekaligus menunjukkan peningkatan signifikan dari penampilannya di sesi latihan bebas pertama (FP1) yang hanya finis di urutan ke-20. Pembalap binaan Honda Team Asia ini terpaut tipis 0,394 detik dari Alvaro Carpe yang berhasil menjadi pembalap tercepat di FP2.
Di sisi lain, Hakim Danish, pembalap asal Malaysia yang juga menjadi sorotan di kancah Moto3, menempati urutan ke-20 pada sesi FP2 ini. Ia membukukan waktu 1 menit 41,31 detik, atau tertinggal 0,621 detik dari Alvaro Carpe. Hasil ini sedikit menurun bagi Danish jika dibandingkan dengan performanya di FP1 yang mampu meraih posisi ke-11. Meski demikian, kedua pembalap asal Asia Tenggara ini tetap menjadi perhatian utama karena konsistensi mereka dalam persaingan ketat di barisan depan kelas Moto3 2026.
Sirkuit Assen, dengan karakteristiknya yang cepat dan teknis, selalu menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap muda. Keberhasilan Veda Ega memperbaiki catatan waktunya dan melesat ke posisi 13 di FP2 menunjukkan adaptasi yang baik serta potensi besar untuk bersaing lebih jauh. Bagi seorang pembalap yang berjuang di kelas Moto3, setiap milidetik sangat berarti, dan peningkatan performa seperti yang ditunjukkan Veda Ega adalah indikator positif.
Keunggulan Veda Ega atas Hakim Danish di FP2 ini menambah bumbu persaingan sengit antara dua talenta muda terbaik dari Asia Tenggara. Keduanya tidak hanya membawa nama negara masing-masing, tetapi juga menjadi representasi kekuatan balap motor dari kawasan tersebut di panggung dunia. Pertarungan mereka di trek seringkali menarik perhatian penggemar balap di seluruh Asia.
Kelas Moto3 sendiri merupakan gerbang utama menuju jenjang balap motor tertinggi, MotoGP. Para pembalap di kelas ini adalah bibit-bibit unggul yang diproyeksikan untuk menjadi bintang masa depan. Oleh karena itu, setiap performa yang solid di setiap seri, termasuk di sesi latihan bebas, sangat penting untuk membangun reputasi dan pengalaman. Veda Ega, yang kini berada di peringkat keenam klasemen pembalap Moto3 2026 dengan 82 poin, memiliki ambisi besar untuk terus merangkak naik.
Sementara itu, Hakim Danish yang menempel ketat di urutan ketujuh klasemen setelah pekan sebelumnya berhasil meraih podium pertama di Moto3 Ceko, tentu tidak akan menyerah begitu saja. Hasil di FP2 mungkin sedikit mengecewakan baginya, namun dengan pengalaman meraih podium, ia memiliki mental juara untuk bangkit di sesi kualifikasi. Konsistensi di balapan sebelumnya membuktikan bahwa ia adalah ancaman serius bagi para pesaingnya.
Sesi latihan bebas kedua menjadi penentu penting bagi para tim untuk melakukan penyesuaian akhir pada motor dan strategi sebelum kualifikasi. Data yang terkumpul dari FP2 akan digunakan untuk menganalisis performa ban, setelan suspensi, dan juga mapping mesin. Bagi Veda Ega, posisi ke-13 memberinya landasan yang kuat untuk menargetkan posisi start yang lebih baik di kualifikasi. Semakin baik posisi start, semakin besar peluang untuk bersaing di rombongan terdepan saat balapan.
Persaingan di Moto3 2026 memang dikenal sangat ketat, dengan selisih waktu antar pembalap yang seringkali hanya sepersekian detik. Hal ini membuat setiap sesi latihan maupun kualifikasi menjadi tontonan yang mendebarkan. Nama-nama seperti Alvaro Carpe, A Cruces, dan J Kelso yang menempati posisi teratas di FP2 menunjukkan bahwa peta persaingan sangat terbuka dan membutuhkan konsentrasi penuh dari setiap pembalap.
Berikut adalah daftar 10 besar pembalap tercepat di FP2 Moto3 Belanda 2026, beserta posisi Veda Ega Pratama:
- Alvaro Carpe
- A Cruces
- J Kelso
- M Morelli
- J Esteban
- A Fernandez
- V Perrone
- G Pini
- S Ogden
- M Quiles
… - Veda Ega Pratama
Dengan sesi kualifikasi yang akan segera digelar, baik Veda Ega maupun Hakim Danish masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan waktu dan mengamankan posisi start terbaik untuk balapan utama. Antusiasme para penggemar balap di Indonesia dan Malaysia dipastikan akan memuncak menantikan aksi kedua pahlawan balap mereka di Sirkuit Assen. Kualifikasi akan menjadi pertarungan sengit pertama untuk mendapatkan keuntungan strategis sebelum lampu hijau menyala di hari balapan.











