Dunia hiburan berduka atas kepergian tragis aktor veteran Paul Avery, yang dikenal melalui perannya dalam serial televisi "All My Children", beserta istrinya, Sheila Garry Avery. Keduanya ditemukan tewas setelah terjebak dalam kobaran api yang melalap kediaman mereka di Mohican Road, New Jersey, pada Selasa dini hari, 19 Juni 2026. Peristiwa nahas ini sontak mengejutkan banyak pihak dan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga serta para penggemar.
Petugas dari Kepolisian Negara Bagian New Jersey dan Departemen Pemadam Kebakaran Blairstown segera meluncur ke lokasi kejadian tak lama setelah laporan kebakaran diterima pada pukul 01.38 waktu setempat. Meskipun upaya penyelamatan heroik telah dilakukan, petugas pemadam kebakaran dilaporkan berhasil mengevakuasi pasangan suami istri tersebut dari amukan si jago merah. Sayangnya, luka-luka parah yang diderita membuat Paul Avery dan Sheila Garry Avery dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh putri mereka, Kyle Avery, melalui sebuah pernyataan yang dibagikan di media sosial. "Kami sangat terpukul untuk mengabarkan bahwa orang tua kami, Paul dan Sheila Garry Avery, telah berpulang pagi ini," ujar Kyle dengan nada pilu, yang kemudian dibagikan kembali oleh pihak keluarga. Pernyataan tersebut juga mencerminkan betapa besar cinta yang mengikat kedua orang tuanya, "Kami sangat mencintai mereka, dan mereka sangat mencintai kami, dan tidak ada seorang pun yang pernah perlu bertanya-tanya apakah itu benar."
Keluarga juga menyampaikan apresiasi yang tulus kepada para petugas pemadam kebakaran yang telah berjuang tanpa kenal lelah untuk menyelamatkan nyawa Paul dan Sheila. "Kami berterima kasih kepada Departemen Pemadam Kebakaran Blairstown atas upaya mereka. Rencana layanan akan menyusul," tambah Kyle, menunjukkan rasa hormat dan penghargaan atas dedikasi para pahlawan di garis depan.
Paul Avery mengembuskan napas terakhirnya di usia 81 tahun. Ia meninggalkan dua putri tercinta, Parker dan Kyle, serta seorang putra bernama Paul. Sepanjang kariernya yang gemilang di dunia seni peran, Avery dikenal luas berkat perannya sebagai Hughie, seorang bartender di Foxy’s dalam serial opera sabun legendaris "All My Children". Peran ikoniknya ini ia lakoni selama 12 tahun, dimulai sejak awal era 1980-an, dan berhasil memikat hati penonton setia sinetron tersebut.
Selain dedikasinya di layar kaca, Paul Avery juga merupakan seorang seniman serba bisa dengan jejak karier yang panjang di industri hiburan. Selama kurang lebih 20 tahun, ia aktif membintangi ratusan iklan komersial, menunjukkan jangkauan bakatnya yang luas. Namun, latar belakang Avery tidak hanya terbatas pada dunia seni. Ia juga merupakan seorang veteran Perang Vietnam, sebuah pengalaman yang pasti membentuk dirinya menjadi pribadi yang tangguh.
Sebelum terjun ke dunia akting, Avery sempat meniti karier di bidang jurnalistik. Ia adalah salah satu editor pendiri di Ridge View Echo dan pernah bekerja untuk surat kabar ternama The New York Times. Pengalaman ini memberinya perspektif yang unik dan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek kehidupan.
Kisah hidup Paul Avery juga diwarnai oleh pengabdiannya yang luar biasa kepada sang istri. Sejak tahun 2018, ia memilih untuk mengurangi aktivitas sosialnya demi menjadi pengasuh penuh waktu bagi Sheila Garry Avery, yang mengalami stroke. Keputusan ini menunjukkan kedalaman cinta dan komitmennya terhadap keluarga, sebuah aspek yang sangat menyentuh hati banyak orang.
Peristiwa kebakaran hebat yang merenggut nyawa pasangan Avery ini tentu menjadi pengingat akan kerapuhan hidup dan pentingnya menjaga orang-orang terkasih. Pihak kepolisian setempat dilaporkan tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran yang tragis ini. Meskipun penyelidikan masih berlangsung, fokus utama saat ini adalah memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi masa berkabung yang berat ini. Kepergian Paul dan Sheila Garry Avery meninggalkan luka yang mendalam, namun warisan cinta dan dedikasi mereka akan terus dikenang.











