Tragedi Maut di Mukdahan: Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu hingga Tewas

Wibowo

Sebuah kecelakaan tragis mengguncang Provinsi Mukdahan, Thailand, pada Kamis (2/7). Sebanyak sembilan orang biksu dilaporkan tewas setelah tertabrak sebuah mobil pikap yang dikemudikan oleh seorang bocah berusia 11 tahun.

Insiden memilukan ini terjadi saat 35 biksu tengah melakukan prosesi keagamaan dengan berjalan kaki di pinggir jalan. Tanpa diduga, sebuah mobil pikap melaju kencang ke arah barisan mereka hingga menimbulkan suara tabrakan keras yang terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV.

Phra Sompong, salah satu biksu yang selamat, menuturkan suasana mencekam saat kejadian berlangsung. Ia mengaku sempat merapal doa sebelum truk tersebut menghantam rombongan. Beruntung, ia dan beberapa biksu lainnya berhasil menghindar meski melihat rekan-rekan mereka diterjang hingga terlempar ke udara.

Data kepolisian setempat menyebutkan bahwa lima korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, empat korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Hingga kini, lima biksu masih dilaporkan dalam kondisi kritis, sedangkan sepuluh lainnya mengalami luka parah.

Kepala Polisi Mukdahan, Pairoj Thaiphutra, mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai pengemudi pikap tersebut. Bocah itu diduga mengambil kendaraan milik orang tuanya tanpa izin. Setelah ditelusuri, pengemudi cilik tersebut diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus yang telah menempuh jarak sekitar 10 kilometer sebelum akhirnya kehilangan kendali dan menabrak para biksu.

Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan kendaraan untuk kepentingan forensik. Meski demikian, penyidik belum menetapkan tersangka lantaran sang bocah masih mengalami trauma berat dan belum bisa dimintai keterangan. Selain itu, hukum di Thailand menyatakan bahwa anak di bawah usia 12 tahun tidak dapat dikenakan hukuman pidana.

Pihak berwenang juga tengah memanggil orang tua bocah tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban terkait pengawasan anak. Gubernur Provinsi Mukdahan, Worayan Bunnarat, menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas peristiwa ini. Ia menekankan perlunya pengawasan ketat dari orang tua agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kasus ini kembali menyoroti isu keselamatan jalan raya di Thailand yang dikenal memiliki catatan kecelakaan lalu lintas cukup tinggi. Faktor utama yang sering menjadi penyebab kecelakaan di sana adalah perilaku mengebut, mengemudi dalam kondisi tidak stabil, hingga lemahnya penegakan aturan di lapangan.

Pemerintah daerah berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat. Kesadaran akan keselamatan di jalan raya dinilai harus ditingkatkan, terutama dalam hal menjaga akses anak-anak terhadap kendaraan bermotor guna menghindari jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak lagi.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All