Tragedi Bom Molotov di Yunani, Ibu Politisi Partai Berkuasa Tewas Mengenaskan

Yohanes

Duka mendalam menyelimuti dunia politik Yunani setelah Vagia Nestora, 72, meninggal dunia akibat serangan teror. Ia menjadi korban tewas usai apartemennya dibakar dalam serangkaian serangan bom molotov di Thessaloniki.

Vagia mengalami luka bakar ekstrem mencapai 80 persen di sekujur tubuhnya. Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawanya tidak tertolong akibat kegagalan banyak organ.

Insiden tragis ini terjadi pada Rabu dini hari saat kelompok tak dikenal beraksi. Mereka menyasar kediaman putri Vagia, Afroditi Nestora, yang merupakan kandidat partai berkuasa New Democracy.

Tiga serangan terpisah dilakukan dalam waktu berdekatan sekitar pukul 04.18 hingga 04.35 waktu setempat. Polisi menduga pelaku adalah kelompok yang sama menggunakan sepeda motor.

Bom rakitan tersebut meledak dan memicu kebakaran hebat di apartemen Afroditi. Selain Vagia, sang putri dan ayahnya juga sempat dilarikan ke rumah sakit karena sesak napas.

Dua target lainnya adalah kediaman Zisis Ioakeimovits dan mantan anggota parlemen Savvas Anastasiadis. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam dua lokasi serangan tersebut.

Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengecam keras aksi brutal tersebut. Ia menyebut tindakan ini sebagai bentuk kekerasan politik yang kejam dan tidak manusiawi.

Mitsotakis menegaskan bahwa para pelaku bukanlah pejuang sosial melainkan kriminal murni. Pemerintah berjanji akan mengadili mereka sesuai hukum yang berlaku di Yunani.

Oposisi pemerintah, Nikos Androulakis, turut menyampaikan belasungkawa dan kecaman keras. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi terorisme dalam masyarakat demokrasi yang taat hukum.

Mantan Perdana Menteri Alexis Tsipras pun sepakat bahwa tindakan ini mencoreng tatanan demokrasi. Ia mendesak pihak berwenang segera menangkap semua pelaku yang terlibat.

Saat ini, Divisi Kontra-Terorisme Yunani telah mengambil alih proses investigasi mendalam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas teror tersebut.

Belum ada penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian terkait kasus pengeboman ini. Aparat terus mengumpulkan bukti di lapangan untuk melacak jejak para pelaku.

Ledakan bom tersebut juga menghancurkan dua unit mobil dan beberapa sepeda motor. Kerusakan fisik bangunan apartemen tempat tinggal korban pun dilaporkan cukup parah.

Masyarakat Yunani kini menanti langkah tegas pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan. Tragedi ini menjadi pengingat keras akan bahaya polarisasi politik di negara tersebut.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All