Platform rumah pintar Google, Google Home, menawarkan integrasi luas dari speaker pintar hingga berbagai perangkat rumah tangga. Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan fungsionalitasnya, terdapat sejumlah tips tersembunyi yang patut diketahui.
Salah satu fitur canggih adalah Mode Malam. Fitur ini secara otomatis meredupkan layar dan menurunkan volume perangkat Google selama periode waktu yang ditentukan. Tujuannya agar pengguna tetap dapat berinteraksi tanpa mengganggu ketenangan, terutama bagi anak-anak yang tertidur. Pengaturan ini dapat diakses melalui aplikasi Google Home di bagian Notifikasi & Kesejahteraan Digital.
Untuk menjaga privasi saat ada tamu, Google Home menyediakan Mode Tamu. Saat diaktifkan, rekaman suara dan aktivitas asisten virtual akan dihapus secara otomatis. Hasil personal seperti informasi dari Gmail atau Google Calendar juga dinonaktifkan. Hal ini mencegah tamu mengakses data sensitif, meskipun mereka tetap dapat mengontrol perangkat rumah pintar, memutar media, atau mengajukan pertanyaan umum.
Fitur Panggilan Kontak Rumah Tangga memungkinkan siapa saja di rumah, termasuk anak-anak atau pengasuh, untuk melakukan panggilan ke nomor penting hanya dengan perintah suara. Cukup ucapkan “Hey Google, panggil [nama]” untuk menghubungi kontak yang telah terdaftar. Fitur ini sangat berguna untuk keadaan darurat atau sekadar memudahkan komunikasi sehari-hari. Namun, perlu dicatat bahwa panggilan darurat 911 tidak dapat dilakukan langsung melalui perintah suara, kecuali dengan langganan Google Home Premium dan deteksi suara yang aktif.
Perangkat Google Home juga bisa berfungsi sebagai ‘gudang memori’ pribadi. Pengguna dapat memanfaatkan fitur ini untuk mencatat lokasi barang-barang yang sering hilang. Cukup katakan “Hey Google, ingat bahwa…” untuk menyimpan informasi, dan asisten akan mengingatkannya untuk Anda.
Pengalaman sinematik di rumah dapat diciptakan dengan memicu otomatisasi berdasarkan kondisi perangkat. Misalnya, saat televisi dinyalakan, lampu dapat meredup secara otomatis. Pengaturan ini dapat dibuat melalui tab Otomatisasi di aplikasi Google Home, dengan memilih pemicu dari perangkat media atau speaker, lalu menentukan aksi pada perangkat lain seperti lampu atau tirai.
Otomatisasi berbasis kondisi juga bisa dimanfaatkan untuk notifikasi. Lampu atau speaker dapat memberikan peringatan visual, seperti berkedip, ketika siklus mesin cuci atau pencuci piring telah selesai. Ini membantu pengguna tetap terinformasi tanpa harus terus-menerus memeriksa.
Untuk memulai hari dengan lebih tenang, sinkronisasi lampu dan alarm dapat diaktifkan. Fitur ini secara bertahap menerangi ruangan sebelum alarm berbunyi, menciptakan pengalaman bangun tidur yang lebih lembut. Pengguna dapat menyesuaikan durasi dan intensitas pencahayaan sesuai preferensi.
Bagi pelanggan Google Home Premium, Gemini untuk Rumah menawarkan cara inovatif untuk membuat otomatisasi. Cukup jelaskan keinginan Anda menggunakan bahasa alami, dan AI akan membantu membangun rutinitas tersebut. Fitur “Bantu saya membuat” ini juga dapat memberikan saran otomatisasi berdasarkan perangkat yang terhubung.
Gemini juga dapat menganalisis rekaman kamera untuk memecahkan masalah. Pengguna dapat meminta ringkasan aktivitas dari rekaman Nest, seperti kapan pengantar paket datang, tanpa harus menonton rekaman berjam-jam. Fitur ini merupakan bagian dari Gemini for Home dan tersedia untuk pelanggan Google Home Premium Advanced.
Terakhir, privasi pengguna menjadi perhatian utama. Pengguna dapat mencegah Google menyimpan rekaman suara dengan menonaktifkan opsi “Sertakan aktivitas suara dan audio” di pengaturan Akun Google. Selain itu, perintah suara seperti “Hey Google, itu bukan untukmu” dapat digunakan untuk menghapus rekaman percakapan yang tidak diinginkan.
