Bagi pengguna iPhone yang sering memindai dokumen fisik, kabar baik datang dari fitur bawaan yang mungkin terlewatkan. Selama ini, banyak yang mengandalkan aplikasi pihak ketiga untuk memindai laporan medis, kartu identitas, atau formulir bank. Namun, kini ada alternatif gratis dan efisien yang terintegrasi langsung di iPhone Anda.
Aplikasi Notes di iPhone memang menyediakan fungsi pemindai dokumen. Namun, kemudahan akses dan integrasinya seringkali kalah dibandingkan aplikasi spesialis. Pengalaman ini dialami oleh banyak pengguna, termasuk penulis yang sebelumnya setia menggunakan aplikasi Scanner Pro sejak sekitar tahun 2015.
Meskipun Scanner Pro berfungsi baik, fitur unggulannya memerlukan langganan berbayar dan kecepatannya mulai terasa menurun. Pencarian solusi yang lebih praktis akhirnya mengarah pada penemuan fitur pemindai dokumen tersembunyi di aplikasi Preview.
Aplikasi Preview, yang hadir sejak peluncuran iOS 26 pada tahun 2025, ternyata menyimpan potensi besar. Saat membuka dokumen di aplikasi Files, iPhone otomatis beralih ke Preview. Namun, membuka aplikasi Preview secara langsung akan menampilkan tombol “Pindai Dokumen” yang sangat menonjol.
Fitur ini baru disadari penulis setelah pembaruan beta iOS 27 dirilis, meski sudah menggunakan iOS 26 sejak versi beta pengembang. Setelah menekan tombol “Pindai Dokumen”, viewfinder iPhone akan aktif. Pengguna cukup mengarahkan kamera ke dokumen yang ingin dipindai.
Prosesnya mirip dengan aplikasi pemindai lainnya. Border dokumen terdeteksi secara otomatis, kamera mengambil gambar, dan viewfinder kembali aktif untuk memindai halaman berikutnya. Kecepatan pemindaian halaman demi halaman sangat impresif.
Setelah semua halaman selesai dipindai, pengguna cukup menekan tombol centang di pojok kanan atas. Dokumen PDF hasil pindaian akan otomatis tersimpan di folder iCloud Drive, tanpa perlu proses ekspor manual. Kecepatan dan intuitivitasnya membuat fitur ini sangat direkomendasikan, bahkan bagi anggota keluarga yang kurang akrab dengan teknologi.
Di layar pemindai, terdapat empat tombol di bagian bawah. Tombol shutter besar berfungsi untuk memotret secara manual. Tiga tombol lainnya mengontrol flash, filter warna, dan fitur auto-shutter. Fitur auto-shutter sangat berguna karena otomatis memindai halaman saat mendeteksi border.
Namun, jika diinginkan kontrol yang lebih presisi, fitur auto-shutter bisa dinonaktifkan untuk beralih ke pemindaian manual. Keunggulan utama Preview dibandingkan Notes adalah integrasinya dengan aplikasi Files. Dokumen langsung tersimpan di Files, memudahkan pengelolaan.
Di aplikasi Notes, proses pemindaian lebih berbelit. Pengguna harus membuka catatan, mengetuk ikon klip kertas, lalu memilih pemindai dokumen. Hasil pindaian tersimpan di dalam catatan yang sama, membuatnya kurang praktis untuk pengelolaan PDF.
Penulis kini hanya menggunakan Notes untuk memindai dokumen yang memang ingin disimpan di dalam aplikasi Notes itu sendiri. Untuk kebutuhan umum, pemindai di Preview jelas lebih unggul.
Bagi yang membutuhkan fitur lebih canggih, aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Scan patut dipertimbangkan. Adobe Scan menawarkan OCR (Optical Character Recognition) dan penyimpanan cloud 2GB secara gratis. Versi berbayar dengan fitur editing PDF lebih lengkap juga tersedia seharga $10 per bulan.
Meskipun demikian, fitur bawaan Preview di iPhone menawarkan solusi yang cepat, gratis, dan terintegrasi penuh, menjadikannya pilihan utama bagi banyak pengguna.
