Kabupaten Sukamara kini tengah menjadi pusat perhatian. Gelaran Sukamara Expo 2026 resmi dibuka di Taman Permata Sukma, Kalimantan Tengah.
Acara ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Ajang tahunan ini diproyeksikan sebagai etalase potensi daerah sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.
Bupati Sukamara, Masduki, secara resmi membuka kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa expo merupakan momentum kebangkitan bagi produk unggulan lokal.
Sukamara Expo 2026 merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara. Masyarakat dapat mengunjungi pameran ini hingga 4 Juli 2026 mendatang.
Tahun ini, pemerintah daerah mengusung tema Sinergi kreatif, mengangkat produk unggulan lokal, membangun ekonomi tangguh bersama UMKM Sukamara.
Masduki menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis. Pemerintah dapat mempromosikan program pembangunan, sementara pelaku usaha bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Sukamara Expo merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan program pembangunan sekaligus mempromosikan potensi unggulan daerah kepada masyarakat dan dunia usaha, ujar Masduki, Minggu.
Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 27 stan diisi oleh organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta.
Tidak hanya itu, area pameran kian semarak dengan kehadiran sekitar 200 lapak UMKM. Mereka menjajakan berbagai komoditas, mulai dari produk kriya, wastra, hingga kuliner khas.
Kehadiran ratusan pelaku usaha kecil ini membuktikan denyut ekonomi daerah terus bergerak. Sektor pertanian, perikanan, hingga industri kreatif tampak mendominasi.
Interaksi langsung antara penjual dan pembeli menjadi nilai tambah. Hal ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjalin jejaring bisnis yang lebih berkelanjutan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sukamara, expo ini adalah alat komunikasi pembangunan yang konkret. Perayaan ulang tahun daerah harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kehadiran kerumunan pengunjung diharapkan mampu mendorong transaksi jual beli. Harapannya, hal ini menjadi modal bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang setelah pameran usai.
Masduki berharap tema yang diusung mampu menyuntikkan energi baru bagi pelaku usaha. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci utama kesuksesan acara.
Kini, perhatian tertuju pada seberapa efektif Sukamara Expo 2026 mengubah keramaian menjadi pertumbuhan ekonomi. Warga Sukamara diajak berpartisipasi aktif menghidupkan pasar lokal.
Keberhasilan acara ini akan menjadi barometer bagi pengembangan ekonomi kreatif di masa depan. Sukamara terus berupaya menunjukkan bahwa potensi daerahnya memiliki daya saing kuat.











