DALLAS – Pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, bersiap menerapkan rotasi besar-besaran pada skuadnya jelang pertandingan terakhir Grup J Piala Dunia 2026. Laga penutup fase grup ini akan mempertemukan La Albiceleste dengan Yordania di AT&T Stadium, Dallas, Amerika Serikat, pada Minggu, 28 Juni 2026. Keputusan strategis ini diambil setelah Argentina memastikan diri sebagai juara Grup J dan mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Kepastian lolosnya Argentina didapat berkat penampilan impresif mereka di dua laga awal, di mana skuad Tango sukses membungkam Aljazair dengan skor 3-0 dan menundukkan Austria 2-0. Langkah rotasi ini, seperti dilaporkan oleh media olahraga terkemuka TyC Sports dan jurnalis Gaston Edul, bertujuan utama untuk menjaga kondisi kebugaran fisik para pemain kunci. Hal ini krusial demi memastikan mereka berada dalam performa terbaik saat menghadapi ketatnya persaingan di fase gugur.
Meskipun Scaloni berencana melakukan perubahan signifikan dalam susunan pemain, sang kapten sekaligus megabintang tim, Lionel Messi, dipastikan tetap akan mendapatkan menit bermain melawan Yordania. Keputusan ini menunjukkan betapa pentingnya peran Messi, bahkan dalam laga yang relatif tidak menentukan. Pemain yang baru saja merayakan ulang tahun ke-39 tersebut saat ini memimpin daftar pencetak gol turnamen dengan torehan lima gol dari dua pertandingan fase grup, membuktikan ketajamannya yang tak lekang oleh waktu.
Di posisi penjaga gawang, kabar baik datang dari Emiliano "Dibu" Martinez yang berpeluang besar tampil sejak menit pertama. Kiper andalan Argentina itu telah pulih sepenuhnya dari cedera patah tulang jari manis tangan kanan yang sempat membuatnya menepi. Kehadiran Martinez di bawah mistar gawang akan memberikan rasa aman dan pengalaman yang tak tergantikan bagi lini pertahanan tim.
Sektor pertahanan juga akan mengalami perombakan. Bek kanan Gonzalo Montiel diproyeksikan kembali mengisi posisi starter setelah berhasil pulih dari cedera otot. Sementara itu, jantung pertahanan kemungkinan akan dipercayakan kepada duet Nicolas Otamendi dan Marcos Senesi, yang berpotensi melakoni debutnya di panggung Piala Dunia 2026. Kesempatan ini akan menjadi momen penting bagi Senesi untuk menunjukkan kualitasnya di turnamen akbar.
Namun, kabar kurang menyenangkan datang dari bek tengah Cristian Romero, yang dipastikan absen hingga akhir babak penyisihan grup. Pemain kunci di lini belakang itu mengalami cedera lutut kanan saat berhadapan dengan Austria. Absennya Romero menjadi tantangan tersendiri bagi Scaloni dalam meramu komposisi pertahanan tim.
Di lini tengah, Leandro Paredes hampir dipastikan akan memimpin sebagai starter. Ia kemungkinan akan berduet dengan Exequiel Palacios atau Valentin Barco, memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk unjuk gigi. Selain itu, Giovani Lo Celso dan Giuliano Simeone juga berkesempatan besar untuk tampil di sisi lapangan, menambah variasi serangan dan kreativitas tim.
Untuk sektor penyerangan, Julian Alvarez diprediksi akan mengisi posisi ujung tombak menggantikan Lautaro Martinez, yang kemungkinan akan diistirahatkan. Alvarez diharapkan dapat berpasangan dengan Nicolas Gonzalez untuk menciptakan ancaman di pertahanan lawan. Jika Lionel Scaloni memilih untuk mengistirahatkan Messi sejak awal pertandingan, gelandang muda berbakat dari Como 1907, Nico Paz, telah disiapkan sebagai alternatif utama di lini depan. Ini menunjukkan kepercayaan Scaloni terhadap talenta-talenta muda Argentina.
Laga melawan Yordania ini, meski berstatus formalitas bagi Argentina, tetap menjadi tontonan menarik bagi para penggemar. FIFA menerapkan sistem harga tiket variabel, dengan perkiraan harga termurah mulai dari 120 dolar AS hingga 250 dolar AS di pasar sekunder. Pertandingan penutup grup ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam waktu setempat atau Minggu pukul 09.00 WIB, memberikan kesempatan bagi penggemar di berbagai belahan dunia untuk menyaksikannya.
Setelah menyelesaikan fase grup, Timnas Argentina akan mempersiapkan diri untuk babak 32 besar. Mereka dijadwalkan menghadapi tim peringkat kedua dari Grup H pada 4 Juli 2026, di Hard Rock Stadium, Miami Gardens. Dengan strategi rotasi yang cermat dan pemulihan pemain yang tepat, Lionel Scaloni berharap dapat membawa Argentina melaju jauh dan mempertahankan momentum positif mereka di Piala Dunia 2026.











