Strategi Ban ‘Aneh’ Joan Mir Tuai Pujian di MotoGP Brno

Wibowo

Joan Mir menuai pujian tak terduga dari rekan setimnya, Luca Marini, atas pilihan kompon ban belakang lunak (soft) yang dianggap tidak konvensional dalam balapan MotoGP Brno. Keputusan Mir yang berani ini, yang membuatnya menjadi satu-satunya pembalap yang menggunakan ban jenis tersebut, berujung pada performa impresif yang mengantarkannya finis di posisi kelima.

Dalam balapan utama yang berlangsung selama 21 lap di Sirkuit Brno, mayoritas pembalap memilih kompon ban medium untuk rear tyre, sebuah pilihan yang lebih umum dipertimbangkan mengingat ketahanan dan performa yang seimbang. Namun, Mir justru memilih ban kompon lunak. Pilihan ini semakin menarik perhatian mengingat di sesi Sprint Race sehari sebelumnya, beberapa pembalap justru mengandalkan ban medium, meskipun kemenangan diraih oleh Francesco Bagnaia yang menggunakan ban lunak.

Luca Marini, yang finis di posisi kedelapan dan terpaut hampir 10 detik dari Mir, mengakui bahwa strategi ban yang diambil Mir adalah sebuah pertaruhan. Meski demikian, performa Mir di lintasan membuatnya memberikan apresiasi tinggi. "Saya puas dengan kecepatan saya. Saya mendorong 100 persen setiap lap dan memulihkan banyak posisi. Saya melakukan beberapa overtake bagus dan kami memperbaiki motor dibandingkan kemarin," ujar Marini.

"Tetapi Joan (Mir) membuat pilihan yang sangat aneh untuk menggunakan ban lunak hari ini, tetapi sepertinya dia tidak mengalami masalah getaran, sehingga dia menjalani balapan yang fantastis dengan kecepatan yang sangat baik di awal dan dia mengelola ban belakangnya dengan sangat baik," tambahnya. Marini menutup pujiannya dengan mengatakan, "Selamat untuknya karena dia meraih posisi yang sangat bagus."

Performa Joan Mir di Brno ini menjadi salah satu pencapaian terbaiknya musim ini, mengulangi performa podium di Barcelona yang kemudian dibatalkan karena penalti tekanan ban. Mir sendiri menyatakan rasa puasnya atas hasil yang diraih. "Saya senang karena hari ini saya mendapatkan paket untuk bertarung demi sesuatu yang menarik, dan saya memberikan 100 persen dan ini biasanya menghasilkan hasil yang baik," ungkap Mir.

"Jadi, saya senang untuk itu. Saya ingin berterima kasih kepada tim karena mereka melakukan pekerjaan yang hebat sepanjang akhir pekan ini, meskipun [di] kualifikasi […] saya tidak bisa tampil seperti yang mungkin saya inginkan. Saya tahu bahwa saya memiliki sesuatu yang lebih untuk tampil seperti ini di balapan," lanjutnya. Mir menambahkan bahwa ia memercayai kemampuannya dan tim berhasil mewujudkan hasil finis lima besar yang realistis.

Ia juga menyoroti kejadian di mana Pedro Acosta yang seharusnya berada di depannya mengalami masalah teknis dan harus berhenti, namun Mir menegaskan bahwa tanpa insiden tersebut pun, finis kelima adalah posisi yang diraihnya secara murni. "Selain itu, itu adalah posisi keenam, kelima yang nyata, dan itu adalah sesuatu untuk dibanggakan," kata Mir.

Mir menjelaskan bahwa pilihan ban lunak memungkinkannya untuk memaksimalkan gaya balapnya, terutama dalam menyerang titik masuk tikungan. Berbeda dengan ban medium yang menawarkan stabilitas lebih saat keluar tikungan, ban lunak memberikan cengkeraman lebih yang sesuai dengan gayanya yang agresif di fase awal menikung.

"Tentu saja mudah untuk mengatakan ini ketika pada akhirnya semuanya berjalan baik, tetapi bagi saya intinya adalah, dibandingkan dengan gaya pembalap, itu cocok dengan satu hal atau hal lain, lebih dari sekadar motor, karena saya tahu bahwa balapan saya lebih tajam di masuk dan tengah tikungan, dan dengan ban medium di area itu Anda akan lebih kesulitan, tetapi kemudian dengan medium Anda memiliki lebih banyak stabilitas keluar dari tikungan," papar Mir.

"Jadi, gaya saya sedikit lebih mendekati masuk dengan kecepatan lebih, dan dengan ban lunak saya bisa melakukannya, tetapi saya harus lebih mengelola penurunan performa ban. Tetapi itu adalah sesuatu yang di masa lalu saya sangat pandai, selalu, mengendalikan hal itu, dan bagi saya itu adalah pilihan yang tepat untuk gaya saya," imbuhnya.

Pemilihan ban yang tidak biasa ini menjadi bukti bahwa terkadang strategi yang berisiko justru bisa membuahkan hasil yang optimal jika dieksekusi dengan baik dan sesuai dengan karakteristik pembalap. Hasil di Brno ini menjadi sinyal positif bagi Joan Mir dan tim Repsol Honda Castrol dalam upaya mereka mencari konsistensi performa di sisa musim MotoGP.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All