Sebuah insiden keamanan siber kembali menggemparkan publik. Perusahaan asuransi AssuranceAmerica mengumumkan kebocoran data masif yang membahayakan identitas jutaan konsumennya.
Data yang terungkap mencakup informasi pribadi dan polis asuransi dari hampir 7 juta individu. Insiden ini berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk tindak penipuan dan pencurian identitas.
AssuranceAmerica, penyedia polis otomotif dan penyewa, beroperasi di dua belas negara bagian Amerika Serikat. Negara-negara tersebut meliputi Alabama, Arizona, Florida, Georgia, Indiana, Nebraska, Ohio, Oklahoma, South Carolina, Tennessee, Texas, dan Virginia.
Perusahaan baru saja merilis pengumuman resmi mengenai insiden ini. Kebocoran data tersebut diketahui terjadi pada bulan Maret tahun ini.
Menurut pemberitahuan kebocoran data yang diperoleh TechCrunch, AssuranceAmerica mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan pada sistem mereka per 17 Maret. Diduga kuat, pelaku kejahatan siber menargetkan salah satu karyawan perusahaan.
Pihak ketiga yang tidak berwenang berhasil mengakses dan menyalin berkas data berisi informasi pribadi pelanggan. Informasi yang bocor meliputi nama, kontak, detail polis asuransi kendaraan, data kendaraan, informasi klaim, hingga nomor SIM.
Nomor SIM menjadi elemen yang paling mengkhawatirkan. Data ini sangat berisiko jika jatuh ke tangan yang salah.
Penjahat siber dapat menggunakan nomor SIM untuk membuka rekening finansial atas nama korban. Mereka juga bisa membuat kartu identitas palsu, mengubah alamat surat, atau bahkan menciptakan identitas baru untuk melakukan kejahatan.
Lebih buruk lagi, nomor SIM yang bocor kerap diperjualbelikan di pasar gelap atau dark web.
AssuranceAmerica diperkirakan akan mulai mengirimkan surat pemberitahuan kepada konsumen yang terdampak mulai 10 Juli mendatang. Pelanggan yang memiliki polis di perusahaan ini diimbau untuk waspada terhadap kiriman surat.
Meskipun demikian, tindakan pencegahan tetap perlu diambil. Bahkan jika tidak menerima surat pemberitahuan, konsumen yang datanya mungkin termasuk dalam kebocoran ini harus segera mengambil langkah.
Periksa tanda-tanda awal pencurian identitas. Pembekuan kredit dan pemasangan peringatan penipuan pada akun finansial sangat disarankan.
Selain itu, untuk perlindungan ekstra, Experian menyarankan pemeriksaan latar belakang pribadi. Mintalah catatan mengemudi Anda untuk mendeteksi aktivitas kriminal atau penipuan atas nama Anda.
Jika Anda memiliki bukti nomor SIM telah disalahgunakan, Anda bisa mencoba meminta nomor SIM baru dari departemen kendaraan bermotor setempat. Laporan polisi akan sangat membantu dalam proses ini.
Saat ini, AssuranceAmerica belum menawarkan layanan pemantauan kredit atau perlindungan pencurian identitas. Konsumen dapat memilih untuk mendaftar layanan serupa secara mandiri.
