Shireen Sungkar Ungkap Makna Mendalam Merawat Mertua Stroke dan Anak Berkebutuhan Khusus

Danu Eko

Tinggal satu atap dengan orang tua Teuku Wisnu memberikan perspektif baru bagi Shireen Sungkar mengenai arti kesabaran. Baginya, kehadiran ibu mertua dan sang buah hati yang membutuhkan perhatian ekstra adalah berkah yang harus disyukuri.

Ibunda Teuku Wisnu, Wuwuh A. Putri, diketahui telah berjuang melawan penyakit stroke sejak sang aktor masih duduk di bangku SMA. Shireen mengaku sangat terinspirasi oleh ketabahan luar biasa yang ditunjukkan ibu mertuanya selama belasan tahun menghadapi keterbatasan fisik.

Shireen sering menyaksikan langsung bagaimana Teuku Wisnu berbakti kepada ibunya dengan sangat telaten. Salah satu momen yang paling membekas di hati Shireen adalah ketika suaminya dengan penuh kasih sayang menggendong sang ibu untuk sekadar makan di restoran.

Melihat dedikasi suaminya, Shireen merasa diingatkan akan besarnya pintu surga yang terbuka melalui berbakti kepada orang tua. Dia pun menyadari bahwa Allah SWT telah menitipkan ujian sekaligus keberkahan di dalam rumah tangganya.

Namun, perjalanan tidak selalu mudah. Shireen menceritakan bahwa sang ibu mertua sempat mengalami guncangan batin. Sebagai sosok yang dulunya sangat mandiri, sang mertua merasa sedih karena kini harus bergantung sepenuhnya pada bantuan orang lain.

Sambil menahan tangis, Shireen mengenang momen saat ibu mertuanya merasa bersalah karena menganggap dirinya telah merepotkan anak dan menantu. Shireen selalu berusaha menguatkan sang mertua di setiap kesempatan.

Ujian keluarga ini kian terasa berat setelah sang ibu mertua kembali terserang stroke. Kali ini, serangan tersebut berdampak pada saraf mata yang menyebabkan penglihatannya menurun drastis hingga mencapai 90 persen.

Tidak hanya merawat mertua, Shireen juga tengah mengasuh putri bungsunya, Cut Shafiyyah Mecca Alfatih, yang didiagnosis autisme. Menghadapi dua kondisi tersebut dalam satu rumah membuat Shireen semakin bijak memandang kehidupan.

Bagi bintang sinetron Cinta Fitri ini, merawat mereka adalah sebuah privilese spiritual. Shireen percaya bahwa Tuhan sedang membentangkan jalan lebar menuju surga di depan matanya.

Shireen mengungkapkan rasa syukurnya dan enggan mengeluh atas situasi yang dihadapi. Dia merasa bahwa kehadiran orang-orang tercinta di rumahnya adalah pengingat untuk terus berbuat baik.

"Ada dua pintu surga yang Allah tidak tutup di depan mata. Kenapa kita harus protes, bukannya bersyukur?" ujar Shireen dengan penuh haru saat berbincang dalam tayangan YouTube The Sungkars pada Selasa, 30 Juni 2026.

Kisah keluarga Shireen dan Wisnu ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang pentingnya kesabaran. Menghadapi cobaan dengan ikhlas diyakini akan membawa kedamaian tersendiri bagi setiap anggota keluarga.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All