Timnas Senegal tampil impresif pada laga 32 besar Piala Dunia 2026 kontra Belgia. Bertanding di Stadion Seattle, Rabu (1/7), Senegal unggul 1-0 hingga turun minum.
Skuad asuhan pelatih Senegal langsung tancap gas sejak menit awal. Sadio Mane dan kolega mendominasi jalannya permainan dengan serangan agresif.
Sebaliknya, Belgia justru terlihat lambat dalam membangun ritme pertandingan. Mereka tampak kesulitan keluar dari tekanan tinggi yang diterapkan Senegal.
Peluang emas pertama Senegal lahir pada menit ke-13 melalui Moussa Niakhate. Sayangnya, bola hasil tepisan Thibaut Courtois masih membentur tiang gawang.
Dominasi Senegal akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-25. Serangan terorganisir mereka sukses memecah kebuntuan pertahanan Belgia yang rapat.
Ismaila Sarr melepaskan umpan silang akurat yang disundul keras. Bola sempat membentur tiang sebelum disambar cepat oleh Habib Diarra.
Sontekannya membuat Thibaut Courtois tidak berkutik di bawah mistar gawang. Skor 1-0 pun berubah untuk keunggulan wakil Afrika tersebut.
Selepas gol tersebut, Belgia mencoba bangkit melalui skema rehidrasi. Kevin de Bruyne berusaha menjadi dirigen serangan untuk menyamakan kedudukan.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena lini tengah Senegal sangat solid. Konektivitas antarpemain Belgia terlihat sering terputus saat menyerang.
Satu-satunya ancaman nyata Belgia datang pada menit ke-45. Tendangan jarak jauh Maxim de Cuyper memaksa Mory Diaw bekerja keras.
Diaw berhasil menepis bola dan mengamankan gawangnya dari kebobolan. Wasit Said Martinez kemudian meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Keunggulan tipis ini memberikan keuntungan psikologis bagi Senegal. Sementara itu, Belgia harus melakukan evaluasi taktik jika ingin mengejar ketertinggalan.
Kini, perhatian tertuju pada strategi pelatih Belgia di babak kedua. Apakah mereka mampu membalikkan keadaan atau Senegal yang akan melaju mulus?
Susunan pemain Belgia menurunkan Thibaut Courtois, Timothy Castagne, Brandon Mechele, Arthur Theate, Maxim de Cuyper. Lini tengah diisi Hans Vanaken, Youri Tielemans, Jeremy Doku, Kevin de Bruyne, Leandro Rossard. Charles de Ketelaere bertindak sebagai ujung tombak serangan.
Sementara itu, Senegal diperkuat Mory Diaw, Krepin Diatta, Pathe Ciss, Moussa Niakhate, Iismail Jakobs. Sektor tengah diisi Habib Diara, Idrissa Gueye, Pape Gueye. Lini depan diisi Iliman Ndiaye, Ismaila Sarr, dan Sadio Mane.











