Samsung resmi mematikan aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, pada 7 Juli 2024. Keputusan ini mengakhiri era aplikasi yang telah lama menjadi standar bagi pengguna ponsel Galaxy.
Penghentian layanan ini sebenarnya sudah diumumkan sejak April lalu. Namun, baru pada awal Juli ini fungsi penuh aplikasi tersebut benar-benar dihentikan.
Bagi pengguna Galaxy S26 ke atas, aplikasi ini bahkan tidak lagi bisa diunduh. Pengguna setia Samsung Messages mungkin sempat merasa lega ketika aplikasi masih berfungsi pada 1 Juli.
Namun, kenyataan pahit tak terhindarkan. Mulai 7 Juli, aplikasi Samsung Messages resmi tidak lagi mendukung pengiriman pesan baru. Teks field untuk mengetik pesan kini terlihat buram dan tidak bisa digunakan.
Lalu, apa yang harus dilakukan pengguna Samsung Messages?
Meskipun tidak lagi berfungsi penuh, pengguna masih bisa mengakses riwayat percakapan mereka. Samsung menyatakan bahwa aplikasi ini masih bisa digunakan dalam kondisi sangat terbatas.
Bagi perangkat yang menjalankan Android 11 atau versi lebih lama, Samsung Messages masih akan tetap berjalan normal. Selain itu, fitur darurat seperti menghubungi layanan darurat dan kontak darurat tetap bisa diakses.
Ada pula cara lain yang bisa dicoba, namun tidak disarankan untuk jangka panjang. Pengguna bisa mengembalikan aplikasi ke versi sebelumnya dengan mencopot pembaruan melalui pengaturan.
Caranya, masuk ke Pengaturan > Aplikasi > Samsung Messages > Opsi lainnya, lalu pilih ‘Copot Pemasangan Pembaruan’. Setelah itu, nonaktifkan pembaruan otomatis di Galaxy Store.
Namun, pendekatan ini berisiko. Tanpa pembaruan keamanan baru, aplikasi ini rentan terhadap celah keamanan. Hal ini dapat menjadikan pengguna target empuk serangan phishing dan peretasan.
Pilihan terbaik bagi mayoritas pengguna Samsung Messages adalah beralih ke Google Messages. Transisi ini diprediksi akan menjadi yang paling mudah.
Setelah menjadikan Google Messages sebagai aplikasi pesan default, riwayat percakapan dari Samsung Messages akan mulai bermigrasi secara otomatis. Samsung tidak memberikan jaminan waktu pasti untuk proses ini.
Selain Google Messages, ada aplikasi pihak ketiga lain yang bisa menjadi alternatif. Aplikasi seperti Textra, Chomp SMS, dan Handcent SMS menawarkan fitur serupa.
Namun, riwayat pesan dari Samsung Messages mungkin tidak akan langsung terintegrasi ke aplikasi-aplikasi tersebut. Penggunaan aplikasi backup SMS pihak ketiga juga belum tentu menjamin migrasi data yang mulus.
Oleh karena itu, jika prioritas utama adalah memindahkan seluruh riwayat pesan, Google Messages menjadi pilihan yang paling direkomendasikan untuk saat ini.
