Kabar baik menghampiri kubu tim nasional Inggris jelang laga kedua mereka di Piala Dunia 2026. Bukayo Saka, bintang muda Arsenal, dilaporkan telah kembali berlatih penuh bersama skuad The Three Lions. Kepulihan sang penyerang ini menjadi suntikan moral dan kebugaran yang sangat dibutuhkan oleh manajer Thomas Tuchel, seiring persiapan tim menghadapi duel krusial melawan Ghana.
Sebelumnya, pada hari Sabtu, Saka masih menjalani sesi latihan terpisah. Ia hanya melakukan beberapa latihan individual untuk sebagian sesi, sementara rekan-rekannya berlatih bersama. Namun, perkembangan positif terjadi pada hari Minggu, sehari sebelum pertandingan melawan Ghana yang dijadwalkan berlangsung di Boston. Saka dilaporkan telah mengikuti latihan normal bersama seluruh anggota timnas Inggris, dalam sesi latihan penutup sebelum laga tersebut.
Keikutsertaan Saka dalam latihan penuh ini tentu menjadi sinyal positif terkait kondisinya. Diketahui sebelumnya, pemain berusia 24 tahun tersebut tengah berjuang dengan masalah cedera tendon Achilles atau Achilles tendinitis. Kondisi ini bahkan membuatnya harus memulai pertandingan pembuka Inggris melawan Kroasia dari bangku cadangan.
Meskipun demikian, manajer Thomas Tuchel dalam keterangannya menyebutkan bahwa Saka kemungkinan besar belum akan menjadi starter hingga pertandingan ketiga fase grup melawan Panama. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa tim pelatih masih berhati-hati dalam mengembalikan kebugaran penuh Saka, mengingat riwayat cedera yang cukup mengkhawatirkan.
Masalah pada tendon Achilles ini sendiri bukanlah hal baru bagi Saka. Ia telah membawa cedera ringan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Di level klub, Arsenal sempat menunjukkan kekhawatiran di internal tim terkait kondisi sang pemain. Namun, mereka tetap memercayakan Saka untuk bermain secara reguler di akhir musim kompetisi domestik, di mana Arsenal berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar Premier League pertama mereka setelah 22 tahun penantian.
Perlu digarisbawahi, cedera Achilles yang dialami Bukayo Saka diketahui tidak mengalami perburukan sejak akhir kampanye domestik yang penuh kemenangan bagi Arsenal. Hal ini menjadi poin penting yang membuat staf medis dan kepelatihan timnas Inggris merasa lega. Keputusan untuk mengizinkannya berlatih penuh kini menjadi langkah maju yang signifikan.
Kepulihan Bukayo Saka tidak hanya penting bagi kekuatan serangan timnas Inggris, tetapi juga bagi moral tim secara keseluruhan. Kehadiran Saka di lapangan seringkali memberikan dimensi berbeda dalam permainan The Three Lions. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribblingnya kerap menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan.
Pertandingan melawan Ghana diprediksi akan menjadi ujian yang tidak mudah bagi Inggris. Setelah kemenangan meyakinkan atas Kroasia, Ghana juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kehadiran pemain-pemain kunci yang bugar dan siap tempur akan menjadi faktor penentu dalam meraih hasil positif. Oleh karena itu, kembalinya Saka ke dalam latihan penuh memberikan opsi taktis yang lebih luas bagi Thomas Tuchel.
Absennya Saka di laga pembuka tentu menjadi kehilangan tersendiri bagi Inggris. Namun, kemenangan 4-2 atas Kroasia menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki oleh The Three Lions. Berbagai pemain pengganti mampu tampil apik dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain inti. Hal ini membuktikan bahwa tim Inggris tidak hanya bergantung pada satu atau dua bintang saja.
Sejarah mencatat bahwa Bukayo Saka telah menjadi pemain kunci bagi timnas Inggris dalam beberapa turnamen besar. Penampilannya yang konsisten dan kontribusinya yang signifikan membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan. Oleh karena itu, pemulihan kondisinya menjadi perhatian utama, tidak hanya bagi tim pelatih, tetapi juga bagi para penggemar sepak bola Inggris.
Melihat perkembangan terbaru, kemungkinan besar Bukayo Saka akan tetap masuk dalam daftar skuad yang siap diturunkan melawan Ghana. Namun, apakah ia akan langsung menjadi starter atau kembali memulai dari bangku cadangan, masih menjadi keputusan strategis Thomas Tuchel. Yang terpenting adalah ia sudah kembali berlatih penuh dan siap memberikan kontribusi ketika dipanggil.
Proses pemulihan cedera tendon Achilles memang membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Mengingat Saka masih berusia muda dan memiliki karier yang panjang di depan, prioritas utama adalah memastikan ia kembali ke kondisi 100% tanpa risiko cedera kambuhan. Keputusan untuk menunda penampilannya sebagai starter hingga laga melawan Panama bisa jadi merupakan langkah preventif yang bijak.
Dengan kembalinya Bukayo Saka ke dalam latihan penuh, optimisme semakin membuncah di kamp Inggris. Tim kini memiliki lebih banyak pilihan dan kekuatan untuk menghadapi sisa pertandingan di fase grup. Perkembangan positif ini menjadi modal berharga dalam ambisi mereka untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.











