Sydney, 12 Juni 2026 – Pasangan ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, berhasil membalas kekalahan mereka dari pasangan ganda putra Taiwan, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, dalam babak perempat final Australian Open 2026. Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Sabar/Reza yang sebelumnya sempat takluk dari lawan yang sama.
Berlaga di Sydney, Sabar/Reza yang berstatus unggulan ketiga turnamen ini, menampilkan performa gemilang untuk menundukkan unggulan kedelapan dari Chinese Taipei tersebut dengan skor meyakinkan, 21-17 dan 21-11. Pertandingan yang berlangsung sengit di gim pertama menunjukkan determinasi tinggi dari kedua pasangan. Namun, Sabar/Reza mampu menemukan ritme permainan terbaik mereka di gim kedua, mengontrol jalannya pertandingan hingga akhirnya memastikan langkah ke semifinal.
Sabar Karyaman Gutama mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini. "Pastinya alhamdulillah sangat bersyukur dengan bisa revans dari mereka," ujar Sabar usai pertandingan. Ia mengakui bahwa pertemuan dengan pasangan Taiwan ini bukan kali pertama, dan rekor pertemuan sebelumnya memang lebih berpihak pada lawan. "Kami tahu kami sudah sering banget ketemu, agregat juga mereka lebih unggul. Kami coba belajar dari pertemuan yang sebelumnya," tambahnya.
Strategi dan evaluasi dari kekalahan sebelumnya menjadi kunci keberhasilan Sabar/Reza. "Alhamdulillah apa yang didiskusikan dengan partner, dengan pelatih berjalan dengan lancar dan bisa memetik kemenangan," jelas Sabar. Ia menambahkan bahwa fokus kini beralih pada pemulihan kondisi fisik dan mental untuk menghadapi babak selanjutnya. "Pastinya sekarang kami recovery dulu, pengembalian kondisi dulu. Besok lawan Taipei lagi, kami persiapkan lagi semuanya, pola permainan yang akan diterapkan. Mudah-mudahan bisa berkerja lagi seperti hari ini," harapnya.
Senada dengan Sabar, Moh Reza Pahlevi Isfahani menekankan pentingnya evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya. "Menang dari mereka dua kali beruntun di Australia bukan faktor lapangan sih, karena kayaknya kurang lebih sama kalau lapangan," kata Reza. Ia menegaskan bahwa kunci kemenangan kali ini terletak pada bagaimana mereka belajar dari kekalahan sebelumnya. "Hari ini lebih evaluasi saja dari pertandingan-pertandingan lawan mereka, kan terakhir juga kami kalah dan beberapa kali kalah juga," ungkapnya.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar membalas kekalahan, tetapi juga menjadi penegasan bahwa Sabar/Reza terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan strategi lawan. Australian Open 2026 sendiri merupakan salah satu turnamen bergengsi dalam kalender Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang diikuti oleh para pemain top dari seluruh dunia. Keberhasilan menembus semifinal menjadi modal berharga bagi Sabar/Reza untuk meraih prestasi lebih tinggi di ajang internasional.
Pasangan Taiwan, Fang-Chih Lee dan Fang-Jen Lee, dikenal sebagai duo yang solid dan memiliki pengalaman bertanding yang cukup mumpuni. Kekalahan mereka dari Sabar/Reza di perempat final ini tentu menjadi pukulan, namun juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih mereka untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. Keduanya tentu akan berupaya bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaik mereka di pentas bulu tangkis dunia.
Perjalanan Sabar/Reza di Australian Open 2026 masih terus berlanjut. Dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras yang ditunjukkan, harapan publik Indonesia tentu membumbung tinggi agar mereka dapat melangkah lebih jauh lagi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Babak semifinal akan menjadi ujian berikutnya yang akan menguji ketahanan mental dan strategi mereka dalam menghadapi lawan-lawan tangguh lainnya yang juga berambisi meraih gelar juara.
Menghadapi babak semifinal, Sabar/Reza akan kembali bertemu dengan wakil dari Chinese Taipei, sebuah situasi yang menarik mengingat mereka baru saja mengalahkan salah satu pasangan terbaik dari negara tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa peta persaingan di sektor ganda putra semakin ketat, dan setiap pertandingan membutuhkan persiapan matang serta fokus penuh. Dukungan dari para pecinta bulu tangkis di tanah air tentu menjadi motivasi tambahan bagi Sabar dan Reza untuk memberikan yang terbaik.











