Sunday, 12 July 2026
BREAKING
BERITA

Ribuan Pedagang Surabaya Bebas Biaya Sewa Lapak, Pemkot Berantas Pungli

Oleh Emanuel July 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Kota Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan pedagang kecil. Sebanyak 2.700 unit stan pasar kini disediakan secara gratis. Langkah ini ditujukan bagi para pedagang kaki lima (PKL) serta pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar tumpah.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Surabaya, Hadi Mulyono, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan meringankan beban para pelaku usaha mikro. Mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya sewa untuk menempati lapak yang telah disediakan.

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM lokal. Selain itu, ketersediaan stan gratis ini juga menjadi bagian dari upaya penataan kota yang lebih baik. Pedagang tidak perlu lagi berjualan di sembarang tempat yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Hadi Mulyono menegaskan bahwa pungutan liar (pungli) terkait penggunaan stan pasar ini akan ditindak tegas. Pemkot Surabaya berkomitmen menciptakan lingkungan perdagangan yang adil dan bersih dari praktik ilegal. Setiap bentuk pungutan di luar ketentuan resmi akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Program ini mencakup berbagai jenis pedagang, mulai dari yang menjual makanan, minuman, hingga kebutuhan sehari-hari. Fasilitas yang disediakan diharapkan memadai untuk aktivitas berjualan mereka. Tujuannya adalah agar para pedagang dapat berdagang dengan nyaman dan aman.

Sebelumnya, banyak pedagang yang mengeluhkan tingginya biaya sewa lapak di beberapa pasar tradisional. Kebijakan baru ini diharapkan menjadi solusi konkret. Dengan tidak adanya biaya sewa, modal pedagang bisa dialokasikan untuk pengembangan usaha.

Penyediaan 2.700 stan gratis ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemkot Surabaya. Fokusnya adalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Diharapkan, para pedagang yang mendapatkan manfaat ini dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Sosialisasi mengenai ketentuan penggunaan stan gratis ini terus digencarkan. Petugas di lapangan akan memastikan setiap pedagang memahami hak dan kewajiban mereka. Kerjasama antara pemerintah dan pedagang menjadi kunci keberhasilan program ini.

Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi pungli di area pasar. Laporan tersebut akan menjadi dasar tindak lanjut dari pihak berwenang. Upaya bersama ini penting untuk menciptakan ekosistem pasar yang sehat.

Pemkot Surabaya optimis bahwa kebijakan ini akan membawa dampak positif. Terutama bagi ribuan PKL dan pedagang pasar tumpah yang selama ini berjuang untuk bertahan. Ke depan, program serupa mungkin akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait