MotoGP bersiap menyambut era baru yang radikal pada 2027 mendatang. Kompetisi balap motor paling bergengsi ini akan meninggalkan mesin 1000cc menuju spesifikasi 850cc. Selain itu, regulasi baru bakal menghapus perangkat pengatur ketinggian motor, memangkas aerodinamika, serta beralih dari ban Michelin ke Pirelli.
Perubahan teknis ini juga memicu perombakan masif di bursa pembalap karena mayoritas kontrak akan habis pada akhir 2026. Dalam peluncuran tim pramusim, Marc Marquez memastikan kesetiaannya kepada Ducati dengan kontrak dua tahun. Pengumuman resmi ini sempat tertunda akibat negosiasi komersial antara pabrikan dan penyelenggara MotoGP.
Kepindahan mengejutkan justru datang dari Francesco Bagnaia. Juara dunia tersebut memutuskan meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia. Bagnaia telah mengikat kontrak jangka panjang selama empat tahun bersama pabrikan asal Italia tersebut.
Posisi kosong yang ditinggalkan Bagnaia di tim pabrikan Ducati resmi diisi oleh talenta muda berbakat, Pedro Acosta. Di sisi lain, Gresini Ducati melakukan perombakan total dengan mendatangkan Joan Mir dan Dani Holgado. Keduanya menggantikan posisi Alex Marquez dan Fermin Aldeguer.
Yamaha juga melakukan manuver berani setelah Grand Prix Assen. Tim pabrikan Jepang ini melepas Fabio Quartararo dan Alex Rins untuk mendatangkan duet baru, Jorge Martin serta Ai Ogura. Sementara itu, Fabio Quartararo dikabarkan telah menandatangani kesepakatan untuk bergabung dengan Honda.
KTM pun tidak tinggal diam. Alex Marquez dijadwalkan kembali ke status pembalap pabrikan bersama Red Bull KTM, berduet dengan Fabio di Giannantonio. Namun, kursi di tim satelit Tech3 masih menjadi misteri. Guenther Steiner kini tengah mencari satu pembalap berpengalaman untuk mendampingi satu pembalap rookie.
Nama-nama seperti Luca Marini dan Maverick Vinales muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi slot berpengalaman. Sementara untuk kategori rookie, persaingan di Moto2 antara Senna Agius dan Manuel Gonzalez terus dipantau untuk mengisi kursi di Tech3.
Dinamika ini membuat posisi pembalap pemenang seri seperti Brad Binder dan Jack Miller menjadi tidak menentu. Dengan dihapuskannya wildcard pada musim 2027, masa depan mereka di kelas utama semakin terancam. Beberapa di antaranya mungkin akan beralih ke ajang WorldSBK yang juga akan beralih menggunakan ban Michelin.
Hingga saat ini, hanya beberapa pembalap yang memiliki posisi aman sejak awal tahun, seperti Johann Zarco dan Diogo Moreira di Honda, serta Toprak Razgatlioglu yang tetap bersama Pramac Yamaha.
Perubahan besar ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan MotoGP secara signifikan. Tim-tim pabrikan kini fokus melakukan pengujian mesin 850cc untuk beradaptasi dengan regulasi baru yang akan mulai berlaku penuh pada musim 2027 mendatang.











