Bangkok berduka. Warga memadati lokasi bekas Pub Rong Beer Na Lat Phrao di Bangkok.
Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Tempat hiburan malam itu kini menjadi saksi bisu tragedi yang merenggut nyawa 30 orang.
Api yang melalap pub pada Jumat (5/8/2022) dini hari menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Sisa-sisa bangunan yang hangus menjadi pengingat betapa cepatnya maut datang.
Puluhan warga terlihat menunduk, beberapa meneteskan air mata.
Mereka membawa bunga dan lilin sebagai simbol duka.
Keluarga korban tak kuasa menahan tangis saat mengenang orang-orang terkasih yang pergi selamanya.
Kepala Kepolisian Distrik Lat Phrao, Kolonel Prasan Bunyathiti, membenarkan jumlah korban jiwa.
Menurutnya, 30 orang dinyatakan tewas di tempat kejadian atau dalam perjalanan ke rumah sakit.
Sementara itu, puluhan lainnya mengalami luka bakar serius.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan intensif.
Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Api dengan cepat menjalar di dalam pub yang dipenuhi pengunjung.
Jalan keluar yang terbatas membuat banyak korban terjebak.
Pihak berwenang telah mengerahkan tim identifikasi korban.
Proses identifikasi membutuhkan waktu mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali.
Pemerintah Thailand berjanji akan memberikan santunan kepada keluarga korban.
Bantuan juga akan diberikan kepada para korban luka yang masih menjalani perawatan intensif.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan di tempat-tempat umum.
Terutama di tempat hiburan malam yang kerap ramai pengunjung.
Insiden memilukan ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.
Agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.
Lokasi Pub Rong Beer Na Lat Phrao kini menjadi zona duka.
Kenangan pahit akan terus membekas di hati warga Bangkok.
Mereka berharap keadilan ditegakkan bagi para korban.
Dan agar kejadian ini menjadi titik tolak perbaikan sistem keselamatan bangunan.
