Friday, 10 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Rasya Hidayat Ungkap Tantangan Perankan Gus Ammar di “Di Luar Nurul”: Belajar Jadi Bijak di Tengah Dinamika Remaja 2026

Oleh Wibowo July 10, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Aktor muda Rasya Hidayat kembali memukau penggemar lewat serial drama komedi remaja terbaru, “Di Luar Nurul”, yang tayang eksklusif di platform streaming Vidio. Dalam proyek ini, Rasya dipercaya memerankan karakter Gus Ammar, seorang tokoh religius yang menuntutnya keluar dari zona nyaman.

Peran Gus Ammar menjadi tantangan tersendiri bagi Rasya. Ia harus mendalami karakter yang sangat berbeda dari kepribadian aslinya sehari-hari. Gus Ammar digambarkan sebagai sosok panutan yang bijak dan mampu menjadi penengah di tengah gejolak emosi remaja.

Rasya mengungkapkan, memerankan Gus Ammar memberikannya banyak perspektif baru, terutama cara bersikap di lingkungan sosial. Ia merasakan tanggung jawab moral yang besar dari tokoh ini dalam alur cerita serial tersebut.

Demi menghidupkan karakter Gus Ammar secara maksimal, Rasya melakukan riset mendalam. Ia bahkan sempat bertemu langsung dengan sosok yang menjadi inspirasi atau role model untuk karakter tersebut. Tujuannya adalah memahami pola pikir tokoh agama muda agar aktingnya terlihat natural dan dapat menyampaikan pesan moral tanpa terkesan menggurui.

Meskipun berhasil menampilkan akting yang meyakinkan, Rasya mengaku kepribadian aslinya sangat kontras. Ia menyoroti perbedaan mencolok dengan Gus Ammar yang dianggap memiliki tingkat kedewasaan tinggi untuk seusianya. Perbedaan pola pikir inilah yang menjadi tantangan terbesar selama proses syuting.

Namun, Rasya tetap berharap ada kesamaan antara dirinya dan Gus Ammar, yaitu memiliki kepribadian yang baik dan tetap religius dalam kehidupan nyata. Ia menganggap perbedaan tersebut justru memperkaya pengalaman aktingnya.

Sutradara serial “Di Luar Nurul”, Adis Kayl, mengapresiasi keterlibatan aktor muda yang dinilainya memiliki sikap kritis. Hal ini sangat membantu dalam pengembangan cerita dan membuat riset karakter menjadi lebih dinamis.

Tim produksi sengaja menggabungkan dua perspektif utama remaja dalam cerita: ‘Perspektif Anak Jaksel’ yang menyoroti gaya hidup modern, dan ‘Perspektif Anak Depok’ yang mengangkat fenomena lokal. Pertemuan dua budaya remaja ini menciptakan dinamika cerita yang relevan dan menjadi daya tarik utama bagi penonton generasi muda.

Suasana “The Nurul” yang kental dalam naskah seringkali terbawa hingga ke balik layar. Kedekatan para pemain membuat proses syuting terasa menyenangkan dan penuh canda tawa. Bahkan, properti makanan sempat habis karena dikonsumsi para pemain saat istirahat.

Nayla Purnama, yang memerankan Kania, juga membagikan pengalamannya mendalami fenomena gaya hidup remaja. Ia melihat makna “The Nurul” lebih dalam dari sekadar tren, melainkan ambisi besar dan dilema yang dihadapi remaja dalam setiap pilihan hidup mereka.

Serial “Di Luar Nurul” diharapkan mampu merepresentasikan kehidupan remaja secara jujur namun tetap menghibur. Melalui kolaborasi talenta muda, drama ini menjadi salah satu konten unggulan di Vidio yang patut disaksikan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait