Prediksi Jitu Chris Sutton: Scotland Berpeluang Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia 2026?

Danu Ilham

Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 terus menyajikan kejutan demi kejutan, menguji prediksi para pengamat, termasuk pakar prediksi BBC Sport, Chris Sutton. Dalam analisisnya yang mendalam terhadap pertandingan kedua fase grup, Sutton membagikan pandangannya mengenai potensi setiap tim, dengan sorotan khusus pada pertandingan yang melibatkan Skotlandia melawan Maroko.

Sutton, yang memiliki rekam jejak akurat dalam menebak hasil pertandingan, mengungkapkan bahwa banyak prediksi awal, termasuk dari dirinya sendiri dan kecerdasan buatan (AI), meleset pada pertandingan pembuka. Contohnya, kemenangan yang diprediksi banyak pihak untuk Spanyol atas Tanjung Verde di Grup H tidak terwujud, hanya berakhir imbang. Dari lebih dari 37.000 pengguna yang berpartisipasi dalam permainan prediksi BBC, mayoritas salah menebak hasil pertandingan tersebut.

Meskipun demikian, Sutton berhasil memprediksi dengan tepat hasil 12 dari 24 pertandingan pembuka grup. AI sedikit mengunggulinya dengan 13 prediksi tepat, sementara para pemain game prediksi BBC rata-rata meraih 14 kemenangan prediksi. Kini, fokus beralih pada laga-laga kedua, di mana pertandingan krusial seperti Skotlandia versus Maroko dan Inggris menghadapi Ghana akan menjadi penentu nasib tim-tim tersebut.

Sutton tidak hanya memprediksi hasil akhir dari setiap pertandingan, tetapi juga urutan klasemen akhir untuk kedua belas grup. Prediksi AI sendiri dihasilkan dari permintaan sederhana kepada Microsoft Copilot Chat untuk memprediksi hasil pertandingan kedua fase grup. Pengguna pun diajak berpartisipasi melalui permainan prediksi BBC yang memungkinkan mereka memilih pemenang atau hasil imbang untuk setiap laga.

Analisis Grup per Grup: Sorotan untuk Skotlandia

Dalam Grup C, Sutton memprediksi Korea Selatan dan Meksiko akan lolos sebagai juara dan runner-up grup. Pertandingan antara Republik Ceko melawan Afrika Selatan menjadi sorotan. Sutton, yang awalnya skeptis terhadap Afrika Selatan, mengakui kualitas serangan mereka namun memprediksi kemenangan tipis 1-0 untuk Republik Ceko. Sementara itu, Meksiko dinilai tampil impresif dan diprediksi akan meraih kemenangan 2-1 atas Korea Selatan.

Di Grup B, prediksi awal Sutton menempatkan Swiss dan Kanada melaju. Namun, hasil imbang di pertandingan pembuka membuat grup ini terbuka lebar. Sutton memprediksi Swiss dan Bosnia-Herzegovina akan bermain imbang 1-1, sementara Kanada diprediksi akan meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia melawan Qatar dengan skor 1-0.

Harapan untuk Skotlandia di Grup C

Fokus utama perhatian tertuju pada Grup C, di mana Skotlandia berjuang untuk lolos. Sutton memprediksi Brasil sebagai juara grup dan Skotlandia sebagai runner-up. Namun, hasil pertandingan pertama Skotlandia melawan Haiti, meskipun dimenangkan, tidak terlalu memuaskan. Pertandingan krusial melawan Maroko menjadi ujian sesungguhnya. Sutton mengantisipasi perubahan taktik dari pelatih Skotlandia, Steve Clarke, kemungkinan dengan menambah pemain di lini tengah atau memperkuat pertahanan.

"Ini adalah ujian yang jauh lebih berat," ujar Sutton. "Saya cukup yakin Clarke akan mengubah taktik, entah dengan menambah satu pemain di lini tengah atau memainkan satu bek tengah tambahan. Akan menarik untuk melihat siapa yang dia pilih di lini depan, apakah Lawrence Shankland atau Che Adams. Saya menduga dia akan memilih Adams karena permainannya lebih variatif."

Maroko digambarkan sebagai tim yang kuat secara fisik dan teknis, dengan berbagai cara bermain. Namun, Sutton secara mengejutkan memprediksi hasil imbang 1-1 antara Skotlandia dan Maroko. Keputusan ini ia akui lebih didorong oleh hati daripada logika. Ia juga menyoroti bahwa delapan tim peringkat ketiga akan lolos ke babak selanjutnya, sehingga Skotlandia hanya perlu menghindari kekalahan telak.

"Maroko adalah lawan yang sulit – sejujurnya saya pikir mereka akan lebih sulit dihadapi daripada Brasil – tetapi Clarke akan memiliki rencana dan timnya cukup tangguh untuk melewatinya," tambah Sutton.

Sementara itu, Brasil diprediksi akan meraih kemenangan 2-0 atas Haiti, meskipun Sutton tidak terlalu terkesan dengan penampilan Brasil melawan Maroko di pertandingan sebelumnya.

Analisis Grup Lainnya dan Prediksi Kejutan

Di Grup D, Sutton memprediksi Amerika Serikat akan mengalahkan Australia 2-1, dan Turki akan kalah tipis 0-1 dari Paraguay. Jerman diprediksi akan menang 2-1 atas Pantai Gading di Grup E, sementara Ekuador akan mengalahkan Curacao 3-0.

Grup F menampilkan prediksi kemenangan Belanda atas Swedia 2-0, dan Jepang atas Tunisia 2-0. Di Grup G, Belgia diprediksi akan menang telak 3-0 atas Iran, sementara Mesir diprediksi akan mengalahkan Selandia Baru 3-1.

Grup H, yang sempat diguncang oleh hasil imbang Spanyol melawan Tanjung Verde, melihat Sutton memprediksi Spanyol akan bangkit dan menang 3-0 atas Arab Saudi, sementara Uruguay akan mengalahkan Tanjung Verde 2-0.

Di Grup I, Prancis diprediksi akan menghancurkan Irak dengan skor 4-0, dan Senegal akan memenangkan pertandingan sulit melawan Norwegia dengan skor 2-1.

Grup J menyajikan prediksi yang menarik, di mana Sutton memprediksi Austria akan memberikan perlawanan sengit kepada Argentina dan menghasilkan skor imbang 2-2. Sementara itu, Aljazair diprediksi akan membalas kekalahan mereka dengan kemenangan 4-0 atas Yordania.

Terakhir, di Grup K, Portugal diprediksi akan menang 3-0 atas Uzbekistan, meskipun Sutton menyuarakan keprihatinannya terhadap performa Cristiano Ronaldo. Kolombia diprediksi akan mengalahkan Kongo DR 2-1.

Untuk Grup L, Sutton optimis dengan Inggris yang diprediksi akan menang besar 4-0 atas Ghana, dan Kroasia akan mengalahkan Panama 1-0. Analisis Sutton ini memberikan gambaran menarik tentang dinamika persaingan di Piala Dunia 2026, dengan fokus khusus pada harapan Skotlandia untuk melangkah lebih jauh.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All