Sebuah segmen dari tangga spiral Menara Eiffel yang bersejarah, yang dulunya menghubungkan lantai dua dan tiga menara pada ketinggian 113 meter, berhasil terjual dalam sebuah lelang di Paris dengan nilai fantastis mencapai 450.000 euro atau setara Rp 9,2 miliar. Potongan tangga sepanjang tiga meter yang terdiri dari 14 anak tangga ini menarik minat tinggi dari para kolektor seni dan sejarah dari berbagai penjuru dunia, membuktikan daya tarik abadi dari salah satu ikon paling terkenal di dunia.
Lelang yang diselenggarakan oleh rumah lelang Artcurial Paris di departemen Art Deco pada akhir Mei 2026 ini menampilkan salah satu dari 24 bagian tangga spiral yang dipotong dan tidak lagi digunakan sejak tahun 1983. Pembongkaran struktur ini dilakukan seiring dengan pemasangan sistem lift yang lebih modern di Menara Eiffel, meninggalkan jejak sejarah yang kini menjadi buruan para kolektor.
Pembeli yang beruntung adalah seorang kolektor asal Prancis yang mengajukan tawaran tiga kali lipat dari perkiraan harga awal. Harga lelang mencapai 450.000 euro, jauh melampaui estimasi 120.000 hingga 150.000 euro atau sekitar Rp 2,4 hingga Rp 3 miliar. Potongan tangga yang memiliki berat 1,4 ton ini terbuat dari baja dan lembaran logam yang dipaku, menjadi saksi bisu perkembangan arsitektur dan sejarah kota Paris.
Potongan tangga Menara Eiffel ini bukan hanya sekadar besi tua, melainkan membawa nilai sejarah yang sangat tinggi. Sejak dipotong pada tahun 1983, tangga-tangga ini telah menjadi barang koleksi yang sangat dicari. Sebagian telah tersebar ke berbagai belahan dunia, menghiasi institusi besar maupun koleksi pribadi para kolektor kelas atas.
Beberapa bagian tangga ikonik ini kini tersimpan di lokasi-lokasi bergengsi, seperti Patung Liberty di New York, Amerika Serikat. Ada pula yang menjadi bagian dari koleksi di taman Yoishii Foundation di Jepang, serta beberapa museum ternama di Paris, termasuk Musée d’Orsay, Cité des Sciences, dan Musée de l’Histoire du Fer. Keberadaan potongan-potongan ini mempertegas status Menara Eiffel sebagai simbol global yang merentang lintas budaya.
Fenomena lelang potongan tangga Menara Eiffel bukan kali ini saja terjadi dan selalu menarik perhatian. Pada tahun 2016, Artcurial kembali menggelar lelang untuk bagian tangga lain yang juga terdiri dari 14 anak tangga. Kala itu, seorang pembeli asal Asia berhasil memboyongnya dengan harga sekitar 524.000 euro atau Rp 10,7 miliar. Sebelumnya lagi, pada tahun 2008, seorang kolektor asal Amerika Serikat rela merogoh kocek sebesar 553.000 euro atau Rp 11,3 miliar untuk sebuah segmen tangga.
Tingginya minat kolektor terhadap artefak bersejarah ini membuat harga lelang terus melonjak dari tahun ke tahun. Meskipun sudah dibongkar lebih dari empat dekade lalu, nilai historis dan simbolis dari Menara Eiffel tetap tak ternilai harganya. Potongan tangga ini pun menjalani perawatan intensif sebelum disajikan dalam lelang.
"Tangga ini belum pernah dibawa ke luar ruangan karena tengah menjalani restorasi total untuk keperluan lelang," ungkap Sabrina Dolla, direktur desain Art Deco di Artcurial Paris. Perawatan ini memastikan bahwa setiap detail dan keaslian dari struktur bersejarah tersebut tetap terjaga dengan baik, menambah nilai estetik dan historisnya di mata para penawar.
Penjualan potongan tangga ini tidak hanya sekadar transaksi benda bernilai tinggi, tetapi juga merupakan apresiasi terhadap karya seni teknik dan warisan budaya. Menara Eiffel, yang dibangun oleh Gustave Eiffel untuk Pameran Dunia 1889, telah menjadi lambang kemajuan teknologi dan keindahan arsitektur Prancis.
"Ketika Anda membeli sepotong Menara Eiffel, Anda membeli sepotong Paris, bersama dengan semua imajinasi dan simbolisme yang diwakilinya," tambah Dolla, menggarisbawahi makna mendalam dari kepemilikan artefak ikonik ini. Bagi para kolektor, memiliki potongan dari monumen terkenal dunia seperti Menara Eiffel adalah sebuah kebanggaan tersendiri, sebuah cara untuk membawa pulang sebagian dari sejarah dan keajaiban Paris.
Setiap lelang potongan tangga Menara Eiffel selalu disambut antusias oleh para pecinta sejarah dan seni. Nilai jual yang terus meningkat mencerminkan bukan hanya kelangkaan barang, tetapi juga pengakuan universal terhadap signifikansi Menara Eiffel dalam lanskap budaya dan sejarah dunia. Penjualan terakhir ini kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu objek koleksi paling dicari di dunia seni dan barang antik.

Leave a Reply