Persija Jakarta dipastikan akan menurunkan tim Elite Pro Academy (EPA) mereka dalam gelaran Piala Presiden 2026. Keputusan ini diambil menyusul adanya bentrokan jadwal antara turnamen tersebut dengan agenda pemusatan latihan (TC) timnas senior yang akan digelar di Thailand.
Pelatih Persija, Shin Tae Yong, menjelaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah persiapan timnas senior. “Kami harus fokus pada TC timnas di Thailand,” ujar Shin Tae Yong. Ia menambahkan bahwa menurunkan skuad EPA adalah langkah strategis agar pemain muda mendapatkan jam terbang dan pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.
Keputusan untuk menurunkan tim EPA ini juga mencerminkan komitmen Persija dalam pengembangan pemain muda. Melalui Piala Presiden 2026, para talenta muda yang tergabung dalam akademi Persija diharapkan dapat menunjukkan potensi terbaik mereka dan bersaing dengan tim-tim lain yang kemungkinan besar menurunkan skuad utamanya.
Shin Tae Yong menekankan pentingnya kesempatan ini bagi para pemain EPA. “Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan membuktikan diri,” katanya. Ia berharap para pemain muda dapat memanfaatkan momen ini untuk berkembang dan menarik perhatian.
Meskipun menurunkan skuad EPA, Persija tetap menargetkan hasil yang baik di Piala Presiden 2026. Turnamen ini menjadi ajang evaluasi dan pembuktian bagi para pemain muda sebelum mereka diproyeksikan untuk bergabung dengan tim utama di masa mendatang. Dengan demikian, Persija berupaya menyeimbangkan kebutuhan timnas senior dengan pengembangan jangka panjang klub.
