Persib Bandung dan Persija Jakarta, dua raksasa sepak bola Indonesia, dipastikan akan terlibat dalam perburuan sengit untuk merekrut amunisi baru menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. Aktivitas transfer yang mulai memanas ini menandakan ambisi kedua klub untuk memperkuat skuad demi meraih prestasi optimal di musim mendatang.
Persib Bandung dikabarkan telah menancapkan bidikan pada seorang penyerang sayap potensial asal Bosnia dan Herzegovina, Luka Menalo. Pemain berusia 29 tahun ini kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Kroasia, HNK Rijeka, berakhir. Kehadiran Menalo diharapkan dapat menambah daya gedor lini serang Maung Bandung.
Luka Menalo bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Dengan nilai pasar yang diperkirakan mencapai Rp6,95 miliar, ia memiliki rekam jejak yang impresif, termasuk pengalamannya membela klub ternama seperti Dinamo Zagreb. Selama membela Dinamo Zagreb, Menalo berhasil mengoleksi lima gelar juara Liga Kroasia, sebuah bukti kualitas dan konsistensinya di level tertinggi. Kehadiran pemain dengan pengalaman Eropa ini berpotensi memberikan dimensi baru pada taktik permainan Persib.
Sementara itu, Persija Jakarta tidak tinggal diam dalam memanfaatkan bursa transfer. Tim Macan Kemayoran bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan pemain sayap asal Argentina, Mariano Peralta. Peralta sebelumnya tampil mengesankan bersama Borneo FC, membantu klub tersebut menjadi runner-up Liga Indonesia musim lalu.
Kepastian bergabungnya Mariano Peralta dengan Persija Jakarta bahkan telah dikonfirmasi langsung oleh pelatih kepala tim, Shin Tae-yong. Sang pelatih menyatakan kegembiraannya atas kesepakatan tersebut. "Untuk Peralta, memang sudah dikontrak. Saya senang mendengarnya, jadi ingin menyambut Peralta dengan sangat senang hati," ujar Shin Tae-yong, mengindikasikan bahwa pemain Argentina ini akan menjadi bagian penting dari rencana tim di musim depan.
Kepindahan Mariano Peralta ini juga tak lepas dari keputusan besar yang diambil oleh manajemen Borneo FC. Klub asal Kalimantan Timur tersebut diketahui tengah melakukan perombakan skuad secara signifikan sebagai persiapan menghadapi padatnya jadwal kompetisi di musim 2026/2027.
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menjelaskan bahwa perombakan tim merupakan strategi yang matang. Musim depan, Borneo FC akan dihadapkan pada empat kompetisi sekaligus, meliputi Liga Indonesia, Piala Indonesia, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Championship Shopee Cup. "Manajemen dan seluruh stakeholder memang melakukan perombakan. Musim depan kami dihadapkan pada empat kompetisi sekaligus, yaitu Liga Indonesia, Piala Indonesia, AFC Challenge League, dan ASEAN Club Championship Shopee Cup. Jadi, kami punya alasan kuat di balik keputusan ini," ungkap Dandri Dauri.
Dandri juga berpesan kepada para pendukung Borneo FC untuk tetap memberikan kepercayaan kepada tim pemandu bakat klub dalam proses pencarian pemain baru. Ia menegaskan bahwa tim scouting Borneo FC memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mendatangkan pemain berkualitas.
"Jangan pernah ragu dengan tim scouting Borneo FC yang selalu sukses menghadirkan pemain-pemain terbaik. Kita harus teliti sebelum membeli. Jadi, kalau ada pemain yang pergi, jangan ditangisi. Sepanjang ada kesepakatan bersama, mari kita hormati keputusan itu," tegas Dandri Dauri. Ia juga mengingatkan para suporter agar tidak mudah percaya pada rumor transfer yang belum resmi, seperti isu kedatangan pemain bintang dari Eropa.
Manajemen Borneo FC menekankan pentingnya ketelitian dalam proses rekrutmen pemain baru. Setiap kesepakatan transfer yang terjalin haruslah dihormati demi kemajuan dan kebaikan klub. Langkah perombakan skuad ini diharapkan dapat memperkuat fondasi tim Borneo FC untuk menghadapi berbagai tantangan di empat kompetisi yang akan dihadapi.
Bagi Persib Bandung dan Persija Jakarta, perburuan pemain baru ini bukan sekadar mencari tambahan kekuatan, melainkan juga strategi untuk mempertahankan dominasi dan ambisi meraih gelar juara. Persaingan di papan atas Liga 1 diprediksi akan semakin ketat dengan hadirnya amunisi-amunisi baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal. Keputusan transfer yang dilakukan oleh kedua klub raksasa ini akan menjadi sorotan utama menjelang bergulirnya musim baru.











