Pedro Acosta Jalani Uji Coba Motor MotoGP 850cc KTM Meski Pindah ke Ducati, Ini Alasannya

Wibowo

KTM mengambil langkah tak terduga dengan menunjuk Pedro Acosta untuk menguji prototipe motor MotoGP 850cc mereka di Sirkuit Brno pada Senin, meskipun sang pembalap muda dipastikan akan pindah ke tim Ducati di akhir musim. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan, namun KTM menegaskan bahwa masukan dari Acosta sangat krusial bagi pengembangan motor masa depan mereka.

Tes di Brno menandai momen penting pertama bagi para pembalap aktif untuk merasakan langsung motor generasi terbaru MotoGP dan ban Pirelli yang akan digunakan. Meskipun jumlah partisipan dibatasi secara ketat, setiap pabrikan diwajibkan menurunkan setidaknya satu pembalap mereka di lintasan.

Berbeda dengan Ducati, Aprilia, dan Yamaha yang memilih hanya melibatkan pembalap yang dipastikan bertahan musim depan, Honda dan KTM memiliki pendekatan berbeda. Keduanya melihat nilai masukan dari pembalap, bahkan yang akan hengkang, lebih besar daripada risiko berbagi informasi teknis dengan rival di masa depan.

Honda akan menurunkan Joan Mir dan Luca Marini, didampingi pembalap penguji Takaaki Nakagami, untuk menjajal motor baru mereka. Sementara itu, KTM secara spesifik memilih Pedro Acosta untuk bergabung dengan pembalap penguji mereka yang berpengalaman, Pol Espargaro dan Dani Pedrosa.

Pit Beirer, Direktur Motorsport KTM, menjelaskan alasan di balik keputusan strategis ini. "Pedro adalah pembalap KTM tercepat dan terbaik yang pernah kami miliki," ujar Beirer kepada jurnalis MotoGP Jack Appleyard di Brno. "Oleh karena itu, kami ingin mendapatkan tolok ukur dari pembalap terbaik kami."

Meskipun kepindahan Acosta ke Ducati belum diumumkan secara resmi, pengumuman pembalap untuk musim 2027 diperkirakan akan segera menyusul seiring dengan penandatanganan kesepakatan komersial baru antara pabrikan dan Dorna Sports selaku promotor MotoGP.

Beirer menambahkan bahwa tim penguji KTM telah bekerja keras dan memberikan banyak informasi berharga mengenai motor baru tersebut. Namun, menurutnya, sensasi dan umpan balik dari seorang pembalap kompetitif seperti Acosta akan memberikan perspektif yang berbeda dan lebih mendalam.

"Tentu saja, kami memiliki tim penguji yang kuat dan mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa. Kami punya banyak informasi dari mereka tentang motor ini," lanjut Beirer. "Namun, tetap saja berbeda ketika ada pembalap balap yang mencobanya. Itulah mengapa ini adalah pilihan yang logis bagi kami, meskipun Anda memikirkan ke mana dia mungkin pergi tahun depan dan sebagainya."

KTM memandang Acosta sebagai aset berharga selama musim ini dan pembalap terbaik yang mereka miliki. "Jadi, kami perlu menempatkan pembalap terbaik kami di motor kami untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan motor ini, dan juga untuk membangunnya demi pengembangan selanjutnya," tegasnya. "Karena semua orang masih di tengah jalan dan masih ada jalan panjang yang harus ditempuh."

Beirer meyakini bahwa konfigurasi yang disiapkan untuk tes hari Senin di Brno akan memberikan langkah maju yang signifikan dalam pengembangan motor. Keputusan KTM untuk melibatkan Acosta ini juga secara tidak langsung menimbulkan spekulasi mengenai masa depan pembalap KTM lainnya di tim pabrikan untuk musim 2027.

Tim pabrikan KTM sendiri dikabarkan akan diperkuat oleh susunan pembalap baru, yakni Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio. Sementara itu, tim satelit Tech3 masih belum mengonfirmasi kedua pembalap mereka untuk musim 2027.

Selain Acosta, pembalap ternama lainnya yang dijadwalkan ambil bagian dalam tes ini antara lain Marc Marquez dan Fermin Aldeguer untuk Ducati, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez untuk Aprilia, serta Toprak Razgatlioglu dan Augusto Fernandez untuk Yamaha.

Acosta sendiri baru saja mengalami akhir pekan yang kurang beruntung di Grand Prix Ceko. Ia harus mengakhiri balapan lebih awal dari posisi kelima akibat masalah teknis pada lap terakhir.

Perlu dicatat bahwa tes di Brno ini bukan satu-satunya kesempatan bagi pembalap untuk menjajal motor baru. Seri pengujian ban Pirelli berikutnya, yang juga melibatkan pembalap aktif, akan diselenggarakan di Red Bull Ring pada bulan September mendatang.

Keputusan KTM untuk memanfaatkan keahlian Acosta, terlepas dari statusnya yang akan pindah, menunjukkan betapa pentingnya umpan balik dari pembalap berkaliber tinggi dalam evolusi teknologi MotoGP. Ini juga menggarisbawahi komitmen KTM untuk terus berinovasi demi meraih performa terbaik di masa depan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All