Perpisahan serial animasi legendaris Doraemon dari jadwal tayang televisi nasional, khususnya RCTI di platform RCTI+, yang dijadwalkan terjadi antara akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, memang menyisakan kesedihan bagi banyak penggemar setia. Robot kucing biru dari masa depan ini telah menemani petualangan Nobita dan kawan-kawan selama puluhan tahun, menjadi bagian tak terpisahkan dari memori masa kecil lintas generasi. Hilangnya tayangan yang telah menghiasi layar kaca hampir empat dekade ini sontak memicu gelombang perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, di mana banyak penggemar mengungkapkan rasa kehilangan mereka.
Namun, para penikmat kisah-kisah Nobita dan Doraemon tidak perlu terlalu larut dalam kekecewaan. Bagi yang ingin kembali bernostalgia atau mencari hiburan animasi keluarga berkualitas di awal tahun 2026, platform streaming Netflix hadir sebagai solusi. Sejumlah film layar lebar Doraemon masih dapat diakses kapan saja di sana, menawarkan kesempatan untuk menelusuri kembali petualangan seru dan menyentuh yang telah begitu dicintai.
Salah satu film yang menjadi magnet nostalgia adalah "STAND BY ME Doraemon" yang dirilis pada tahun 2014. Film berdurasi 95 menit ini pertama kali tayang di Jepang pada 8 Agustus 2014, sebelum kemudian menyapa layar lebar Indonesia pada 18 Desember 2014 dan tayang perdana di televisi melalui RCTI pada tahun 2015. "STAND BY ME Doraemon" tidak sekadar menyajikan aksi dan komedi khas Doraemon, tetapi juga merangkai narasi yang sangat emosional. Film ini mengisahkan momen perpisahan yang mengharukan antara Nobita dan robot kucing kesayangannya, Doraemon, setelah Nobita berhasil mewujudkan impiannya untuk mempersunting Shizuka. Fokus cerita lebih dalam tertuju pada perjuangan Nobita, seorang siswa kelas 4 Sekolah Dasar, yang berupaya memperbaiki masa depannya. Tujuannya mulia: memastikan kepulangan Doraemon ke abad ke-22 berjalan lancar dan tanpa beban. Film ini berhasil menyentuh hati penonton dengan penggambaran hubungan persahabatan yang mendalam dan pengorbanan yang tulus.
Melanjutkan kesuksesan film pertamanya, "STAND BY ME Doraemon 2" hadir sebagai sekuel yang tak kalah menarik. Film berdurasi 96 menit ini juga dapat dinikmati melalui Netflix. Dirilis di Jepang pada 20 November 2020, film ini kemudian tayang di bioskop Indonesia pada 19 Februari 2021. Cerita "STAND BY ME Doraemon 2" membawa penonton kembali ke masa lalu bersama Nobita, yang bertekad untuk memperlihatkan istrinya, Shizuka, kepada sang nenek yang telah tiada. Namun, petualangan ini tidak berjalan mulus. Sebuah konflik muncul ketika Nobita dewasa tiba-tiba melarikan diri di hari pernikahannya, menciptakan serangkaian peristiwa tak terduga yang harus dihadapi Doraemon dan Nobita. Film ini mengeksplorasi tema keluarga, penyesalan, dan keberanian untuk menghadapi masa depan.
Bagi penggemar yang mencari petualangan yang lebih baru, "Doraemon: Nobita’s Earth Symphony" (2024) menawarkan kisah segar yang membawa isu pelestarian lingkungan dan musik. Film yang disutradarai oleh Kazuaki Imai ini pertama kali tayang di Jepang pada 1 Maret 2024 dan menyusul di bioskop Indonesia pada 17 Juli 2024. Dengan durasi 115 menit, film ini berpusat pada misi Doraemon, Nobita, dan gengnya untuk membantu seorang teman baru bernama Mikka. Misi mereka adalah mencari musisi berbakat dan, yang lebih penting lagi, menyelamatkan Bumi dari ancaman kepunahan musik. Dalam perjalanannya, mereka harus bekerja sama dengan makhluk dari dunia lain untuk menggagalkan rencana jahat sebuah entitas yang berniat menghapus keberadaan musik dari alam semesta. Film ini tidak hanya menghibur tetapi juga menyisipkan pesan penting tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan apresiasi terhadap seni.
Meskipun daftar film Doraemon di Netflix terus diperbarui, penting untuk dicatat bahwa tidak semua film layar lebar terbaru langsung tersedia. Contohnya adalah "Doraemon The Movie: Nobita’s Art World Tales" yang dirilis di bioskop Indonesia pada 16 Juli 2025. Film ini mengisahkan petualangan unik Doraemon, Nobita, dan kawan-kawan yang menggunakan alat rahasia untuk memasuki sebuah lukisan misterius. Di dalamnya, mereka menemukan Kerajaan Artoria, sebuah dunia bergaya Eropa abad pertengahan yang menyimpan permata legendaris bernama Artoria Blue. Namun, pencarian mereka diwarnai dengan kemunculan kembali legenda kehancuran dunia yang mengancam keselamatan Artoria. Film ini menjadi ajang uji keberanian Nobita dan teman-temannya dalam menyelamatkan dunia imajiner di dalam lukisan tersebut. Meskipun belum tersedia di Netflix, kehadiran film ini di bioskop menegaskan bahwa waralaba Doraemon terus berkembang dan menghadirkan cerita-cerita baru yang menarik bagi generasi penontonnya.
Pergeseran platform penayangan Doraemon dari siaran televisi tradisional ke layanan streaming seperti Netflix mencerminkan tren konsumsi konten hiburan yang terus berubah. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi penonton untuk menikmati film-film favorit mereka sesuai dengan jadwal pribadi, sekaligus memastikan bahwa karakter ikonik seperti Doraemon tetap relevan dan dapat diakses oleh penggemar baru maupun lama. Dengan ketersediaan beberapa film layar lebar yang menyentuh dan menghibur di Netflix, petualangan Doraemon dipastikan akan terus berlanjut di hati para penonton, bahkan ketika kehadiran rutinnya di layar kaca televisi nasional telah berakhir.











