Fenomena global NewJeans yang mencuri perhatian industri musik K-Pop sejak debutnya pada Juli 2022 kini dihadapkan pada gelombang konflik internal yang tak terduga. Grup besutan ADOR di bawah naungan HYBE Labels ini, yang dikenal dengan musik segar, konsep minimalis, dan estetika Y2K, harus menghadapi situasi pelik terkait hubungannya dengan agensi. Di tengah persaingan ketat, NewJeans berhasil memukau publik dengan pesona natural dan easy listening, namun kini sorotan tertuju pada dinamika internal yang mengguncang fondasi grup.
NewJeans, yang beranggotakan Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein, merupakan perwujudan dari evolusi musik pop di era modern. Nama "NewJeans" sendiri memiliki makna ganda, melambangkan klasik dan tak lekang oleh waktu seperti celana jeans, sekaligus merepresentasikan "gen baru" yang membawa inovasi. Konsep "girl-next-door" yang alami dan penuh nostalgia menjadi daya tarik utama mereka, berbeda dari K-Pop pada umumnya yang kerap mengusung konsep kompleks. Musik mereka yang ringan dan mudah dinikmati, terinspirasi dari pop dan R&B era 90-an serta tren Y2K, berhasil merangkul pendengar dari berbagai kalangan. Meski tidak memiliki leader resmi, Minji kerap dianggap sebagai figur pemandu berkat kedewasaan dan karismanya.
Sejak awal kemunculannya, NewJeans langsung menorehkan sejarah. Album debut mereka, "New Jeans" (Agustus 2022), sukses menembus angka penjualan satu juta kopi, menjadikannya grup K-Pop pertama yang mencapai prestasi monumental tersebut dengan album perdana. Kesuksesan ini didorong oleh tiga lagu andalan: "Attention", "Hype Boy", dan "Cookie". Khususnya "Hype Boy", lagu ini mencetak rekor sebagai lagu grup K-Pop wanita dengan durasi terlama di tangga lagu Billboard Global 200, bertahan selama 37 minggu.
Tahun 2023 menjadi saksi lonjakan popularitas NewJeans yang semakin tak terbendung. Album singel "OMG" yang dirilis tahun itu, dengan lagu andalan "Ditto" dan "OMG", menjadi fenomena besar. "Ditto" berhasil memecahkan rekor sebagai lagu terlama yang menduduki puncak Circle Digital Chart Korea Selatan. Puncaknya, EP "Get Up" membawa NewJeans merajai Billboard 200, dengan lagu "Super Shy" sebagai daya tarik utama.
Prestasi NewJeans tidak hanya terbatas di Korea Selatan. Grup ini mencatatkan Rekor Dunia Guinness sebagai artis K-Pop tercepat yang berhasil mencapai satu miliar streaming di Spotify. Hingga kini, total streaming mereka telah melampaui 4,4 miliar, dengan penjualan album mencapai lebih dari 6,4 juta kopi. Di Spotify, NewJeans memiliki lebih dari 12 juta pengikut dan 14 juta pendengar bulanan, membuktikan jangkauan global mereka.
Keberhasilan ini memungkinkan NewJeans tampil di panggung-panggung prestisius dunia, termasuk Lollapalooza Chicago dan Final Kejuaraan Dunia League of Legends 2023. Mereka menjadi grup K-Pop wanita pertama yang berkesempatan tampil di ajang bergengsi tersebut. Keberagaman latar belakang anggota—Hanni (Vietnam-Australia), Danielle (Korea-Australia), serta Minji, Haerin, dan Hyein (Korea Selatan)—menjadi salah satu elemen kunci yang memperkaya pesona grup dan menarik perhatian internasional.
Di luar pencapaian musikal, NewJeans juga dipercaya menjadi duta berbagai merek global ternama seperti Coca-Cola, Levi’s, McDonald’s Korea, dan LG Electronics. Pengakuan atas bakat dan pengaruh mereka juga terlihat dari masuknya mereka dalam daftar bergengsi seperti Time’s Next Generation Leaders dan Forbes Korea Power Celebrity 40.
Namun, di balik gemerlap prestasi dan pengakuan internasional, NewJeans kini tengah menghadapi badai konflik internal dengan agensi mereka, ADOR. Ketegangan ini mencuat pada November 2024, dipicu oleh keputusan anggota untuk mengakhiri kontrak secara sepihak menyusul pemecatan CEO Min Hee Jin. Dalam periode perselisihan, para anggota sempat menjalankan aktivitas independen dengan nama NJZ, namun langkah ini berujung pada gugatan hukum dari ADOR yang berusaha menghentikan kegiatan tersebut.
Pada Mei 2025, pengadilan menjatuhkan sanksi denda sebesar 1 miliar won per anggota untuk setiap aktivitas yang dilakukan tanpa persetujuan agensi. Ketegangan semakin memuncak hingga 30 Oktober 2025, ketika pengadilan mengesahkan bahwa kontrak eksklusif antara para anggota dan ADOR tetap sah secara hukum. Meski hubungan sempat memanas, pada 12 November 2025, para anggota memutuskan untuk kembali ke ADOR setelah melalui proses diskusi yang panjang. ADOR mengklarifikasi bahwa konflik tersebut timbul akibat kesalahpahaman yang diperburuk oleh informasi yang terdistorsi.
Perkembangan terbaru per Senin (29/12) menunjukkan bahwa Hanni, Haerin, dan Hyein dipastikan akan melanjutkan aktivitas mereka bersama agensi. Sementara itu, Minji masih dalam tahap negosiasi lanjutan. Namun, yang paling mengejutkan adalah keputusan ADOR untuk mengakhiri kontrak eksklusif Danielle secara resmi pada hari yang sama. ADOR mengumumkan telah menyampaikan keputusan ini kepada Danielle dan menegaskan akan menempuh jalur hukum terhadap keluarga Danielle serta Min Hee Jin, yang dinilai berperan dalam konflik dan keterlambatan kembalinya Danielle ke grup. Situasi ini menandai babak baru yang kompleks bagi NewJeans, yang harus menavigasi tantangan hukum dan profesional di tengah perjalanan karier mereka yang gemilang.











