Saturday, 18 July 2026
BREAKING
DUNIA

Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Donald Trump

Oleh Heni Maulidya July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah kelompok milisi Irak yang didukung Iran, yang dikenal sebagai Perlawanan Islam Irak, telah mengumumkan tawaran hadiah sebesar 3 juta dolar AS, atau setara dengan Rp179 miliar, bagi siapa saja yang berhasil membunuh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Tawaran menggiurkan ini muncul sebagai respons atas tewasnya komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Iran, Qassem Soleimani, serta wakil komandan milisi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, dalam serangan udara AS di Baghdad pada 3 Januari 2020. Perlawanan Islam Irak menegaskan bahwa imbalan tersebut merupakan bentuk balas dendam atas serangan yang mereka anggap sebagai tindakan terorisme negara.

Perlawanan Islam Irak, yang merupakan koalisi berbagai kelompok milisi Syiah di Irak, sebelumnya telah berulang kali menyatakan sumpah untuk membalas dendam atas kematian Soleimani dan al-Muhandis. Kelompok ini merupakan salah satu aktor utama dalam upaya mengusir pasukan AS dari Irak setelah serangan yang menewaskan kedua petinggi tersebut.

Langkah ini mencerminkan ketegangan yang terus memanas antara Iran, Irak, dan Amerika Serikat, terutama setelah insiden penyerangan di bandara internasional Baghdad. Juru bicara milisi tersebut, yang identitasnya dirahasiakan, kepada media Iran Al-Mayadeen mengatakan, “Kami memberikan hadiah 3 juta dolar AS untuk siapa pun yang membunuh Donald Trump.” Pernyataan ini menegaskan keseriusan kelompok tersebut dalam melaksanakan ancaman balas dendamnya.

Pihak Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi terkait tawaran hadiah yang dilontarkan oleh Perlawanan Islam Irak. Namun, ancaman semacam ini menambah kompleksitas situasi keamanan di Timur Tengah dan berpotensi meningkatkan risiko eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait