Mengukir Jejak Digital: King Zilong, Dari Penjual Gorengan Hingga Menguasai Jutaan Pengikut di TikTok dan YouTube

Wibowo

Kisah inspiratif datang dari Sopiyan, seorang pemuda asal Lampung yang kini dikenal luas sebagai kreator konten populer dengan nama panggung King Zilong. Dari sekadar menjajakan gorengan keliling rumah ke rumah, ia kini berhasil membangun imperium digital dengan jutaan pengikut di berbagai platform media sosial, membuktikan bahwa kreativitas, konsistensi, dan pemanfaatan teknologi dapat mengubah nasib seseorang secara drastis. Perjalanan Sopiyan, yang dimulai dari tekad sederhana untuk memiliki ponsel sendiri, menjadi sorotan atas kegigihan dan visi jangka panjangnya.

Pada tahun 2017, saat masih duduk di bangku sekolah, Sopiyan memulai perjuangan yang jauh dari gemerlap dunia digital. Setiap sore, alih-alih menghabiskan waktu luang seperti remaja seusianya, ia gigih berjalan kaki menjajakan gorengan kepada warga di sekitar lingkungannya. Aktivitas ini bukan sekadar untuk mengisi waktu, melainkan didasari tujuan yang jelas dan mulia: mengumpulkan uang untuk membeli sebuah ponsel. Baginya, ponsel bukan sekadar alat komunikasi atau hiburan, melainkan gerbang menuju wawasan dan pengetahuan yang lebih luas.

"Waktu itu saya hanya ingin punya HP sendiri. Saya tahu kondisi keluarga, jadi saya memilih berusaha sendiri daripada membebani orang tua," ungkap King Zilong dalam wawancara daring pada 26 Juni 2026, mengenang masa-masa awalnya. Kalimat tersebut mencerminkan kemandirian dan tekadnya yang kuat, menolak untuk menyerah pada keterbatasan ekonomi keluarga. Setiap receh hasil penjualan gorengan ia sisihkan dengan harapan besar.

Ponsel yang diidamkan Sopiyan benar-benar menjadi katalisator bagi perkembangannya. Dengan akses ke internet, ia mulai menjelajahi berbagai sumber belajar secara otodidak, khususnya melalui platform YouTube. Ketertarikannya pada seni lukis membawanya pada teknik kaligrafi kontemporer, yang ia pelajari dan latih hampir setiap hari. Dedikasi ini menunjukkan bahwa King Zilong memiliki dorongan intrinsik untuk terus belajar dan mengasah kemampuannya, jauh sebelum ia terjun ke dunia konten kreator.

Kepercayaan diri Sopiyan pun tumbuh seiring dengan kemampuannya yang terasah. Ia memberanikan diri untuk mengikuti lomba kaligrafi kontemporer, sebuah langkah berani yang akhirnya membuahkan hasil manis. King Zilong berhasil meraih juara pertama, sebuah pencapaian yang tak hanya membanggakan tetapi juga memberikan hadiah yang sangat berarti. Uang hadiah tersebut, digabungkan dengan tabungan hasil penjualan gorengan, akhirnya cukup untuk membeli ponsel impiannya.

"Saya tidak menyangka dari lomba itu saya bisa beli HP. Padahal awalnya hanya ingin mencoba kemampuan yang saya pelajari sendiri," ujarnya, menggambarkan betapa tak terduganya jalan yang membawanya menuju ponsel pertama. Momen ini menjadi titik balik penting, membuka babak baru dalam hidupnya yang akan segera terhubung erat dengan dunia digital dan gim daring.

Setelah memiliki ponsel, King Zilong mulai mengenal gim populer Mobile Legends. Awalnya, gim ini hanya berfungsi sebagai pengisi waktu luang dan hiburan. Namun, jiwa pembelajar dan analis dalam dirinya tak bisa tinggal diam. Ia mulai mendalami strategi permainan, memahami karakteristik setiap hero, hingga secara konsisten meningkatkan kemampuan mekaniknya dalam bermain. Ketertarikan yang mendalam ini secara perlahan membentuk fondasi bagi karier konten kreatornya.

Dari kegemaran bermain Mobile Legends itulah muncul ide brilian untuk merekam gameplay dan membagikannya melalui platform TikTok. Pada saat itu, TikTok sedang meroket popularitasnya sebagai wadah bagi para kreator untuk menampilkan konten singkat yang menghibur. "Dari situ muncul ide merekam gameplay dan membagikannya melalui TikTok. Di luar dugaan, video-video tersebut dapat respons luar biasa dari pengguna medsos," kenang King Zilong. Video-videonya dengan cepat menembus halaman "For Your Page" (FYP), ditonton ratusan ribu bahkan jutaan kali, mengantarkannya pada gerbang popularitas yang tak pernah ia bayangkan.

Popularitas King Zilong di TikTok meroket dengan cepat. Akun TikToknya, @yanz_kingzilong, kini telah mengumpulkan lebih dari 1,2 juta pengikut, menjadikannya salah satu kreator konten gim yang paling berpengaruh di Indonesia. Kesuksesan ini tidak hanya berhenti di TikTok; kanal YouTube-nya, @king_zilong_1, juga dilanggani oleh 1,28 juta orang, sementara akun Instagram pribadinya mendulang lebih dari 47 ribu followers. Angka-angka ini menunjukkan jangkauan dan pengaruhnya yang luas di berbagai platform digital.

Menurut King Zilong, menjadi kreator konten sukses tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain gim semata. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya menyajikan konten yang tidak hanya menghibur tetapi juga bermanfaat bagi penonton. Kontennya seringkali berisi tips dan trik bermain Mobile Legends, analisis hero, atau momen-momen lucu yang menarik perhatian komunitas gamer. Pendekatan ini membangun ikatan kuat dengan audiensnya, menciptakan komunitas yang loyal dan interaktif.

"Awalnya iseng. Saya upload karena suka main Mobile Legends. Ternyata banyak yang menikmati. Viral itu menyenangkan, tapi yang jauh lebih penting adalah konsisten supaya penonton tetap percaya dan terus mengikuti konten kita," cetus King Zilong. Pesannya tentang konsistensi adalah kunci utama dalam mempertahankan popularitas dan relevansi di tengah persaingan ketat dunia kreator konten. Ia memahami bahwa ketenaran sesaat bisa datang dan pergi, namun kepercayaan penonton adalah aset yang harus dijaga dengan dedikasi.

Kisah King Zilong adalah cerminan dari revolusi digital yang memberdayakan individu dari berbagai latar belakang untuk meraih impian. Dari penjual gorengan di Lampung, ia bertransformasi menjadi idola jutaan gamer dan kreator konten yang dihormati. Perjalanannya menegaskan bahwa dengan tekad kuat, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk belajar, batasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang mutlak untuk mencapai kesuksesan di era digital. King Zilong kini menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Indonesia, membuktikan bahwa di balik setiap tantangan, selalu ada peluang besar yang menunggu untuk digali.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All