Gelaran akbar Piala Dunia 2026 semakin memanas dengan ditentukannya jadwal pertandingan babak 16 besar yang mempertemukan dua kuda hitam, tim nasional Kanada melawan tim nasional Maroko. Laga krusial ini dipastikan akan tersaji di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat, pada Minggu, 5 Juli 2026 dini hari Waktu Indonesia Barat (WIB), atau bertepatan dengan Sabtu, 4 Juli 2026 waktu setempat. Pertemuan kedua tim menjanjikan tontonan menarik mengingat perjalanan dramatis yang mereka lalui di fase sebelumnya.
Kepastian duel antara Singa Atlas dan The Canucks ini diperoleh setelah keduanya sukses menyingkirkan lawan-lawan tangguh di babak 32 besar. Maroko secara heroik mengandaskan tim favorit Belanda melalui adu penalti, sementara Kanada tampil solid dengan mengalahkan Afrika Selatan. Stadion NRG yang megah dengan kapasitas lebih dari 70 ribu penonton dipastikan akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit memperebutkan satu tempat di perempat final turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.
Perjalanan Dramatis Maroko Singkirkan Belanda
Maroko melangkah ke babak 16 besar dengan cara yang paling dramatis, menyingkirkan raksasa Eropa, Belanda, dalam sebuah pertandingan yang berlangsung hingga adu penalti. Laga babak 32 besar yang digelar di Estadio Monterrey, Meksiko, pada Selasa, 30 Juni 2026 pagi WIB, berakhir dengan skor 1-1 setelah 120 menit waktu normal dan perpanjangan waktu. Kemenangan 3-2 dalam adu tos-tosan akhirnya menjadi milik tim Afrika Utara tersebut.
Sejak awal pertandingan, Maroko menunjukkan determinasi tinggi dalam menghadapi agresivitas Belanda. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk sundulan Neil El Aynaoui dan tendangan keras Achraf Hakimi, namun kiper Belanda, Bart Verbruggen, tampil sigap mengamankan gawangnya. Kebuntuan pecah di menit ke-72 ketika penyerang Belanda, Cody Gakpo, berhasil mencetak gol memanfaatkan asis Crysencio Summerville, membawa De Oranje unggul 1-0.
Namun, Maroko menolak menyerah. Menjelang akhir waktu normal, bek Issa Diop muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyama kedudukan yang krusial, mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membangkitkan semangat skuad Singa Atlas dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Meski kedua tim saling serang, tidak ada gol tambahan yang tercipta, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti yang menegangkan.
Dalam babak adu penalti, kiper Maroko, Yassine Bounou, menjelma menjadi pahlawan dengan aksi gemilangnya. Ia berhasil menepis tendangan penalti kelima Belanda yang dieksekusi oleh Crysencio Summerville. Tiga eksekutor Maroko, Rahimi, Talbi, dan Ismael Saibari, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, memastikan kemenangan 3-2 dan mengukir sejarah bagi Maroko di Piala Dunia 2026.
Kanada Unggul Waktu Istirahat dan Mental Positif
Di sisi lain, tim nasional Kanada juga menunjukkan performa yang patut diacungi jempol di babak 32 besar. Mereka berhasil mengamankan tiket ke 16 besar setelah menundukkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0. Kemenangan tersebut diraih satu hari lebih awal dari Maroko, yakni pada Senin, 29 Juni 2026 dini hari WIB, memberikan keuntungan signifikan berupa waktu pemulihan fisik yang lebih panjang bagi skuad asuhan pelatih Kanada tersebut.
Gol tunggal kemenangan Kanada atas Afrika Selatan dicetak oleh gelandang Stephen Eustaquio pada masa injury time babak kedua, tepatnya menit ke-92. Meskipun Afrika Selatan mendominasi penguasaan bola dan melepaskan total tujuh tembakan tepat sasaran, efisiensi serangan Kanada terbukti lebih unggul. Mereka mampu memanfaatkan satu-satunya peluang emas untuk mencetak gol penentu, menunjukkan kematangan taktik dan mental.
Kembalinya bintang utama mereka, Alphonso Davies, ke dalam susunan pemain utama juga memberikan suntikan moral dan stabilitas permainan yang signifikan bagi tim terhitung sejak laga fase grup berakhir. Performa solid lini pertahanan Kanada, yang menjadi ciri khas mereka, akan menjadi modal utama untuk meredam agresivitas lini depan Maroko yang baru saja menumbangkan tim sekaliber Belanda. Pihak asosiasi sepak bola Kanada menyatakan bahwa seluruh jajaran pemain berada dalam kondisi prima dan siap menghadapi tantangan berat di Houston.
Rematch dari Piala Dunia Sebelumnya dan Prediksi Laga
Pertemuan antara Kanada dan Maroko di babak 16 besar ini sekaligus mengulang memori kompetisi internasional sebelumnya, di mana kedua tim sempat berada dalam satu grup pada turnamen Piala Dunia edisi tahun 2022. Laga kali ini tentu akan memiliki tensi yang berbeda mengingat statusnya sebagai fase gugur yang menentukan langkah ke perempat final. Ini adalah kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan perkembangan sepak bola negara mereka di kancah turnamen terbesar.
Para pengamat sepak bola memperkirakan pertandingan akan berjalan ketat karena kedua tim memiliki gaya bermain yang kontras namun sama-sama mengandalkan kedisiplinan taktik yang tinggi. Maroko, dengan keunggulan mentalitas setelah memenangi adu penalti melawan tim favorit, akan menguji ketahanan fisik Kanada yang unggul dari segi waktu rotasi pemain. Kembalinya Alphonso Davies ke performa terbaik juga menjadi faktor kunci yang patut diperhitungkan.
Pertandingan perebutan tiket perempat final antara Kanada melawan Maroko dipastikan akan menyedot perhatian publik sepak bola dunia mengingat performa impresif kedua tim di fase sebelumnya. Untuk wilayah Indonesia, para pencinta sepak bola dapat menyaksikan jalannya pertandingan mulai pukul 00.00 WIB pada hari Minggu, 5 Juli 2026, melalui pemegang hak siar resmi turnamen. Pihak panitia lokal di Houston mengonfirmasi bahwa persiapan fasilitas stadion, rumput lapangan, hingga pengamanan penonton telah memasuki tahap akhir guna menyambut kedatangan pendukung kedua kesebelasan. Pemenang dari laga ini akan langsung melaju ke babak perempat final untuk menghadapi tim tangguh lainnya sesuai dengan skema bagan turnamen yang telah ditetapkan oleh federasi sepak bola internasional.
