Malaysia Masters 2026: Skuad Muda India Hadapi Tantangan Berat Tanpa Bintang

Wibowo

Turnamen bulu tangkis bergengsi Malaysia Masters 2026 yang akan digelar di Kuala Lumpur dipastikan akan menjadi panggung bagi para pebulu tangkis muda India. Skuad India yang dikirim ke ajang Super 500 ini memiliki kekuatan yang beragam, namun sejumlah nama besar justru memilih absen. Absennya pemain-pemain kunci seperti ganda putra andalan Satwiksairaj Rankireddy-Chirag Shetty, serta tunggal putri peraih medali Olimpiade P.V. Sindhu, membuat Lakshya Sen diharapkan menjadi tumpuan utama di nomor tunggal. Kejuaraan ini menjadi momen krusial untuk membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi ajang besar seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games yang semakin dekat.

Sejumlah pebulu tangkis top India dilaporkan memilih istirahat dan pemulihan ketimbang mengikuti Malaysia Masters. Selain Rankireddy-Shetty yang baru saja menjadi runner-up Thailand Open, nama-nama lain yang absen antara lain P.V. Sindhu, Kidambi Srikanth, serta dua talenta muda, Ayush Shetty dan Unnati Hooda. Pasangan ganda campuran Tanisha Crasto dan Dhruv Kapila juga tidak terlihat dalam daftar peserta. Keputusan ini tentu memberikan kesempatan bagi pemain-pemain yang lebih muda untuk unjuk gigi dan membuktikan kapasitas mereka di panggung internasional.

Bagi Lakshya Sen, peringkat 11 dunia, Malaysia Masters 2026 menjadi ajang untuk mengubah catatan kurang memuaskan di Kuala Lumpur. Sejauh ini, pemain berusia 24 tahun itu belum pernah berhasil melangkah lebih jauh dari babak kedua di Malaysia Masters maupun Malaysia Open Super 1000. Edisi kali ini menjadi kesempatan emas baginya untuk memperbaiki rekor pribadi di ibu kota Malaysia tersebut.

Di babak pertama, Lakshya akan berhadapan dengan pemain muda potensial asal Indonesia, Mohd. Zaki Ubaidillah. Ubaidillah, peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior 2023, saat ini menempati peringkat 43 dunia dan telah mengoleksi tiga gelar BWF World Tour. Gaya bermainnya yang cepat dan fisik yang kuat, khas pebulu tangkis Indonesia, diprediksi akan menyajikan laga pembuka yang ketat bagi Lakshya.

Jika Lakshya mampu menembus perempat final Malaysia Masters untuk pertama kalinya, ia kemungkinan besar akan berhadapan dengan lawan tangguh lainnya, yaitu Christo Popov. Pemain asal Prancis yang menduduki peringkat 4 dunia ini pernah berhadapan dengan Lakshya di semifinal Piala Thomas 2026. Namun, saat itu Lakshya harus absen karena cedera siku yang sempat menimbulkan kekhawatiran mengenai kebugarannya.

Keikutsertaan India di nomor tunggal putra tidak hanya bergantung pada Lakshya. H.S. Prannoy dan Kiran George, yang merupakan peraih medali perunggu Piala Thomas 2026 dan absen di Thailand Open, turut ambil bagian. Mereka bergabung dengan Tharun Mannepalli, sehingga India memiliki empat wakil di nomor tunggal putra. Kompetisi di sektor ini diprediksi akan sangat ketat dengan banyaknya pemain berperingkat tinggi dari berbagai negara.

Bagi H.S. Prannoy, Malaysia Masters memiliki kenangan manis. Ia pernah meraih satu-satunya gelar BWF World Tour sepanjang kariernya di turnamen ini pada tahun 2023. Namun, tantangan di tahun ini tampaknya akan lebih berat. Ia akan langsung berhadapan dengan unggulan keenam asal Jepang, Kodai Naraoka, di babak pembuka. Naraoka memiliki rekor pertemuan yang dominan melawan Prannoy, dengan keunggulan 6-1.

Sektor tunggal putri di Malaysia Masters juga akan menampilkan cukup banyak wakil India. Devika Sihag, Tanvi Sharma, Anmol Kharb, Malvika Banson, Isharani Baruah, dan Tanya Hemanth sudah memastikan tempat di babak utama. Jumlah ini berpotensi bertambah menjadi delapan jika Aakarshi Kashyap dan Ashmita Chaliha berhasil melewati babak kualifikasi.

Tanvi Sharma, yang merupakan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Junior, menjadi pemain tunggal putri India dengan peringkat tertinggi yang turun di Malaysia Masters, menyusul absennya P.V. Sindhu dan Unnati Hooda. Pemain berusia 17 tahun ini akan menghadapi wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh. Tanvi pernah mengalahkan Opatniputh dalam perjalanannya menuju final US Open 2023. Duel reli panjang diprediksi akan kembali menjadi ujian stamina bagi Tanvi, yang masih menjadi area pengembangan penting baginya.

Anmol Kharb, 19 tahun, berhasil mencuri perhatian di Thailand Open setelah sempat unggul 11-2 di gim penentuan melawan pemain nomor 4 dunia asal Tiongkok, Chen Yu Fei, sebelum akhirnya kalah tipis 21-19, 13-21, 18-21. Di Malaysia Masters, Anmol, yang dikenal berkat penampilan gemilangnya dalam kemenangan India di Kejuaraan Tim Asia 2024, akan memulai langkahnya melawan unggulan kedelapan asal Denmark, Line Kjaersfeldt.

Di nomor ganda putra, partisipasi India cukup terbatas. Pasangan Hariharan Amsakarunan dan M. R. Arjun menjadi satu-satunya wakil India dan akan langsung berhadapan dengan unggulan ketujuh, kakak beradik Christo dan Toma Junior Popov. Sektor ganda putri akan diwakili oleh pasangan Ashwini Bhat K-Shikha Gautam serta pasangan kakak beradik Rutaparna dan Swetaparna Panda. Sementara itu, Treesa Jolly dan Gayatri Gopichand, yang menempati peringkat 30 dunia, masih harus menepi karena cedera.

Untuk nomor ganda campuran, India akan menurunkan dua pasangan. Rohan Kapoor akan berpasangan dengan Ruthvika Gadde, sementara Ashith Surya akan berduet dengan Amrutha Pramuthesh.

Malaysia Masters 2026 menandai dimulainya periode krusial selama tiga bulan bagi para pebulu tangkis India. Mereka harus mampu menyeimbangkan antara mendapatkan jam terbang melalui pertandingan dengan kebutuhan pemulihan fisik. Periode ini sangat penting sebelum mereka menghadapi Kejuaraan Dunia yang akan digelar di India pada 17-23 Agustus, dilanjutkan dengan Asian Games pada 19 September hingga 4 Oktober. Di tengah persaingan yang semakin ketat, performa, kebugaran, dan penentuan skuad akan menjadi faktor penentu.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All