Lens Raih Gelar Piala Prancis Pertama dalam Sejarah Usai Taklukkan Nice 3-1

Danu Ilham

Lens akhirnya mencicipi manisnya gelar juara Piala Prancis untuk kali pertama sepanjang sejarah klub. Dalam laga final yang digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Paris, Jumat (waktu setempat), Lens berhasil mengungguli perlawanan Nice dengan skor akhir 3-1. Kemenangan ini menjadi penutup musim yang gemilang bagi tim berjuluk Sang & Or tersebut.

Tiga gol kemenangan Lens dicetak oleh pemain-pemain andalan mereka, yakni Florian Thauvin, Odsonne Edouard, dan Abdallah Sima. Sementara itu, Nice sempat memberikan perlawanan balik dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Djibril Coulibaly. Catatan dari Coupe de France menyebutkan bahwa pertandingan ini berlangsung sengit sejak awal.

Gelar Piala Prancis kali ini memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi Lens. Sebelumnya, klub ini telah tiga kali mencapai partai puncak namun harus puas sebagai runner-up pada edisi 1948, 1975, dan 1998. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi mereka dalam daftar juara turnamen sepak bola tertua di Prancis tersebut.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Nice. Bagi klub asal pesisir Riviera Prancis ini, ini merupakan kekalahan ketiga mereka di final Piala Prancis. Sebelumnya, Nice harus mengakui keunggulan lawan pada final edisi 1978 dan yang terbaru pada tahun 2022. Meskipun demikian, Nice juga memiliki sejarah kejayaan di kompetisi ini dengan pernah meraih gelar pada tahun 1952, 1954, dan 1997.

Pertandingan final yang disaksikan ribuan pasang mata ini dimulai dengan tempo tinggi. Lens berhasil membuka keunggulan pada menit ke-25. Florian Thauvin menjadi aktor protagonis yang berhasil menggetarkan jala gawang Nice, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan timnya. Keunggulan ini memberikan suntikan moral bagi para pemain Lens.

Menjelang babak pertama usai, Lens berhasil menggandakan keunggulan mereka. Pada menit ke-42, sundulan terukur dari Odsonne Edouard berhasil merobek pertahanan Nice, membuat skor menjadi 2-0. Keunggulan dua gol ini tampak akan menjadi modal berharga bagi Lens untuk mengakhiri babak pertama.

Namun, asa Nice untuk bangkit belum sepenuhnya padam. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+3, Djibril Coulibaly berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan yang tak mampu dihalau kiper Lens. Gol ini mengubah skor menjadi 2-1 dan memberikan harapan baru bagi kubu Nice untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua.

Di awal babak kedua, Nice sempat memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Antoine Mendy berhasil menciptakan ancaman serius melalui sundulannya, namun bola masih membentur tiang gawang Lens. Keberuntungan belum berpihak pada tim berjuluk Le Gym tersebut.

Memanfaatkan momentum dan strategi yang tepat, Lens kembali menambah keunggulan pada menit ke-78. Abdallah Sima berhasil menyambar bola liar di dalam kotak penalti Nice yang dimanfaatkan dengan baik untuk mengubah skor menjadi 3-1. Gol ini semakin mengukuhkan dominasi Lens dalam pertandingan final ini.

Tak mau menyerah begitu saja, Nice terus berupaya melakukan serangan balik. Kail Boudache sempat melepaskan sontekan keras yang mengarah ke tiang kiri gawang Lens, namun bola kembali hanya membentur mistar gawang. Upaya Nice untuk memperkecil kedudukan terus menemui jalan terjal.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor 3-1 untuk kemenangan Lens tidak berubah. Para pemain Lens merayakan kemenangan bersejarah ini dengan penuh sukacita, sementara para pemain Nice harus menelan kekecewaan atas hasil akhir. Euforia kemenangan ini terasa begitu kental di Stade de France, menandai era baru bagi Lens di kancah sepak bola Prancis.

Perjalanan Lens menuju podium juara Piala Prancis musim ini diwarnai dengan penampilan impresif dan semangat juang yang tinggi. Kemenangan ini tidak hanya sekadar trofi, tetapi juga bukti kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari para pemain, staf pelatih, hingga para pendukung setia yang selalu memberikan dukungan tanpa henti.

Sebagai informasi tambahan, ajang Piala Prancis (Coupe de France) merupakan kompetisi sepak bola tahunan yang diselenggarakan oleh Federasi Sepak Bola Prancis (FFF). Turnamen ini terbuka untuk klub-klub profesional dan amatir di seluruh Prancis, menjadikannya salah satu kompetisi paling bergengsi dan memiliki sejarah panjang di sepak bola Prancis. Kemenangan Lens di ajang ini tentu akan memberikan dampak positif bagi kepercayaan diri tim dalam menghadapi kompetisi selanjutnya, baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All