Kemenbud Galang Kreator Muda Lewat Lomba Video: Ubah Museum Jadi Konten Viral!

Danu Eko

Jakarta – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meluncurkan inisiatif menarik untuk melestarikan warisan bangsa. Mereka mengajak generasi muda untuk menjadi ujung tombak pelestarian budaya melalui medium digital. Caranya? Dengan menggelar Lomba Konten Video Kreatif bertajuk "Aku dan Budayaku".

Lomba ini menantang anak muda untuk menjelajahi dan mempromosikan museum serta cagar budaya di daerah masing-masing. Peserta dituntut menghasilkan karya video yang informatif dan menarik untuk diunggah di platform populer seperti Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pentingnya adaptasi pelestarian budaya di era digital. Ia melihat potensi besar media sosial dalam menjangkau audiens muda yang aktif menggunakan platform tersebut. "Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi penikmat, tapi juga kreator dan duta budaya di ruang digital," ujar Fadli Zon pada Rabu, 01 Juli 2026.

Kompetisi yang bertema "Museum dan Cagar Budaya di Daerahku" ini dibuka hingga 3 Juli 2026. Peserta diminta membuat video berdurasi maksimal tiga menit. Kontennya harus menampilkan kekayaan 20 museum dan 34 situs cagar budaya peringkat nasional, atau museum dan cagar budaya tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Lomba ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Setiap peserta diperbolehkan mengunggah satu video di setiap platform media sosial yang ditentukan. Artinya, satu akun bisa berpartisipasi dengan maksimal tiga konten.

Tim Ahli Menteri Kebudayaan, Mahpudi, menambahkan bahwa peserta juga didorong untuk memberikan kritik membangun terkait pengelolaan museum dan cagar budaya. Namun, semua karya harus orisinal. Video yang terdeteksi menggunakan kecerdasan buatan (AI) akan didiskualifikasi.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, berharap karya-karya ini dapat menjadi sumber literasi budaya yang mudah diakses. Konten digital yang menarik diharapkan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap museum dan warisan budaya. Pendekatan ini ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya bisa tumbuh subur di ruang digital, berkat kreativitas generasi muda.

Indonesia memiliki warisan budaya yang luar biasa. Saat ini, tercatat 313 cagar budaya peringkat nasional tersebar dari Aceh hingga Papua. Kemenbud meyakini konten digital yang relevan dengan zaman dapat menghidupkan kembali minat publik terhadap kekayaan sejarah bangsa. Informasi lebih lanjut mengenai lomba dapat diakses di laman resmi Lomba Aku dan Budayaku.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All