Kasus Penipuan Hanania Group: Awkarin Penuhi Panggilan Polisi dan Kembalikan Uang Saku

Danu Eko

Selebgram kenamaan Karin Novilda atau yang akrab disapa Awkarin akhirnya mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (29/6/2026). Kedatangannya guna memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg terkait kasus dugaan penggelapan dana agen travel umrah, Hanania Group.

Awkarin menjalani pemeriksaan intensif selama beberapa jam. Proses hukum ini berlangsung sejak pukul 16.30 WIB hingga memasuki malam hari. Selama pemeriksaan, selebgram berusia 28 tahun itu dicecar oleh tim penyidik dengan puluhan pertanyaan.

Kuasa hukum Awkarin, Artahsasta, menjelaskan bahwa kehadiran kliennya merupakan bentuk penjadwalan ulang. Agenda pemeriksaan ini seharusnya dilaksanakan pada awal bulan lalu, tepatnya 9 Juni, namun tertunda karena kendala teknis.

Terdapat 33 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Awkarin. Pertanyaan tersebut berfokus pada hubungan hukum antara kliennya dengan pihak Hanania Group selama ini.

Sebagai bentuk sikap kooperatif terhadap proses hukum, Awkarin telah menyerahkan sejumlah uang yang sempat diterimanya dari Hanania Group. Dana tersebut diserahkan langsung kepada pihak kepolisian untuk dijadikan sebagai barang bukti atau disita.

Pihak kuasa hukum enggan membeberkan nominal pasti uang yang dikembalikan tersebut. Mereka menyerahkan sepenuhnya perihal detail angka kepada pihak penyidik Polda Metro Jaya.

Artahsasta menyebut bahwa setiap influencer yang terlibat dalam kasus ini memiliki nilai kontrak atau uang saku yang berbeda-beda. Karena itu, ia menyarankan agar awak media menanyakan nominal pastinya kepada pihak kepolisian.

Awkarin menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bukti nyata kepatuhannya sebagai warga negara yang baik. Ia pun menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas nasib ribuan jemaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci akibat ulah agen travel tersebut.

Dalam keterangannya, Awkarin menyatakan berpihak kepada para korban. Ia berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas agar para korban bisa mendapatkan haknya kembali.

Awkarin berharap proses hukum yang ditangani kepolisian dapat berjalan lancar. Ia juga ingin meluruskan duduk perkara agar keadilan bagi para korban dapat segera terwujud.

Ia memastikan akan selalu siap jika pihak kepolisian membutuhkan keterangan tambahan di masa mendatang. Bagi Awkarin, langkah ini merupakan tanggung jawab moral atas musibah yang menimpa para jemaah umrah.

Hingga saat ini, pihak penyidik masih terus mendalami keterlibatan berbagai pihak dalam kasus penggelapan dana yang merugikan banyak orang tersebut. Kasus Hanania Group kini menjadi sorotan publik karena dampaknya yang cukup luas bagi masyarakat.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All