Pelatih Tim Nasional Swiss, Murat Yakin, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya seusai anak asuhnya takluk dari Argentina dalam laga perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan krusial yang digelar pada Senin (13/7) itu harus berakhir pahit bagi Swiss.
Menurut Yakin, momen krusial yang turut menentukan hasil akhir pertandingan adalah dikeluarkannya Breel Embolo dari lapangan. Kartu merah yang diterima penyerang andalan Swiss itu dinilai sangat memengaruhi jalannya laga.
Yakin mengungkapkan bahwa pengusiran Embolo terjadi pada saat yang genting. Keputusan wasit tersebut, lanjutnya, meruntuhkan konsentrasi dan kekuatan timnya di sisa pertandingan. Ia merasa kehilangan figur penting di lini depan menjadi pukulan telak.
“Ini adalah momen yang sangat sulit bagi kami. Kehilangan Breel di saat krusial seperti itu jelas sangat berdampak,” ujar Yakin usai pertandingan. Ia menambahkan bahwa timnya sudah berusaha keras untuk tetap menjaga keseimbangan.
Argentina yang unggul jumlah pemain berhasil memanfaatkan situasi tersebut. Tim Tango mampu mengontrol permainan lebih dominan dan akhirnya mencetak gol kemenangan. Swiss yang bermain dengan sepuluh orang terpaksa bekerja ekstra keras untuk bertahan.
Yakin mengakui kualitas permainan Argentina yang memang patut diwaspadai. Namun, ia tetap merasa ada penyesalan atas insiden kartu merah yang menimpa Embolo. Kartu merah tersebut mengubah dinamika pertandingan secara signifikan.
Ia menilai pengusiran tersebut terjadi di babak yang krusial. Keputusan itu memengaruhi strategi yang sudah disiapkan timnya. Yakin berusaha keras untuk memotivasi para pemainnya agar tetap fokus meskipun bermain dengan sepuluh orang.
Sebelum insiden kartu merah, Swiss disebut telah menunjukkan perlawanan yang gigih. Mereka mampu memberikan tekanan kepada Argentina dan menciptakan beberapa peluang. Namun, dominasi Argentina semakin terasa pasca dikeluarkannya Embolo.
Pelatih asal Swiss itu enggan menyalahkan individu pemainnya atas kekalahan ini. Ia menegaskan bahwa ini adalah hasil kerja tim, baik dalam kemenangan maupun kekalahan. Namun, tak dipungkiri, momen kartu merah Embolo menjadi sorotan utama dalam evaluasi pasca laga.
Meski harus tersingkir, Yakin memuji semangat juang para pemainnya. Mereka telah memberikan segalanya di lapangan hijau. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Swiss dalam menghadapi turnamen di masa depan.
Perempat final Piala Dunia 2026 ini memang menjadi panggung pembuktian bagi Swiss. Namun, nasib berkata lain, dan kartu merah Embolo menjadi salah satu cerita utama di balik kekalahan mereka dari Argentina.
