Joan Mir tak menampik bahwa keputusannya hijrah ke tim Gresini Racing untuk MotoGP 2024 merupakan sebuah langkah berani. Ia memilih meninggalkan status sebagai pembalap pabrikan Suzuki Ecstar demi menunggangi motor Ducati, sebuah keputusan yang ia sebut sebagai “risiko yang ingin saya ambil”. Mir meyakini, peluang untuk kembali kompetitif dan menghidupkan kembali karier MotoGP-nya bersama pabrikan asal Italia itu sangatlah besar.
Kepindahan ini tentu menimbulkan pertanyaan, mengingat Mir sebelumnya merupakan bagian dari tim pabrikan. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mendapatkan motor yang mampu bersaing memperebutkan podium. “Saya melihat peluang yang lebih besar di sini,” ujar Mir dalam sebuah kesempatan. Ia menambahkan bahwa targetnya adalah kembali berada di barisan terdepan, sesuatu yang ia rasa lebih mungkin terwujud dengan motor Desmosedici GP23 yang akan ia tunggangi.
Keputusan ini juga didasari oleh performa impresif motor Ducati dalam beberapa musim terakhir. Keberhasilan pembalap-pembalap Ducati meraih kemenangan dan gelar juara dunia menjadi daya tarik utama bagi Mir. Ia percaya bahwa filosofi dan pengembangan motor Ducati sangat sesuai dengan gaya balapnya, serta memberikan potensi besar untuk meraih hasil maksimal.
Lebih lanjut, Mir mengungkapkan bahwa ia telah mempertimbangkan matang-matang risiko yang harus diambil. Melepas status pembalap pabrikan berarti ia harus beradaptasi dengan tim satelit, yang mungkin memiliki sumber daya berbeda. Namun, baginya, potensi untuk meraih kemenangan dan bersaing di papan atas jauh lebih berharga dibandingkan dengan kenyamanan status pabrikan yang tidak lagi memberikannya peluang juara.
Dengan bergabungnya Joan Mir ke Gresini Racing, ekspektasi terhadap tim tersebut tentu akan semakin tinggi. Kehadiran mantan juara dunia MotoGP 2020 ini diharapkan dapat membawa pengalaman dan kemampuannya untuk bersaing dengan para pembalap top lainnya. Mir sendiri tampak antusias menyambut tantangan baru ini dan siap membuktikan bahwa keputusannya untuk mengambil risiko tersebut adalah langkah yang tepat.
